Tautan-tautan Akses

Kolombia Adukan Venezuela ke OAS


Presiden Colombia Álvaro Uribe saat bertemu Presiden Venzuela Hugo Chávez, Mei 2008.

Presiden Colombia Álvaro Uribe saat bertemu Presiden Venzuela Hugo Chávez, Mei 2008.

Pemerintah Kolombia melontarkan tuduhan bahwa para pemimpin gerilyawan kiri sedang bersembunyi di negara tetangganya, Venezuela.

Kolombia telah meminta kepada Organisasi Negara-Negara Benua Amerika agar mengadakan rapat Dewan Tetapnya untuk membicarakan tuduhan Bogota bahwa gerilyawan kiri sedang bersembunyi di negara tetangganya Venezuela.

Para pejabat Kolombia mengajukan permohonan itu hari Jumat, setelah Venezuela memanggil pulang dutabesarnya dari Bogota sebagai protes atas tuduhan itu.

Kementerian Luar Negeri Venezuela menolak klaim Bogota dengan menyebut tuduhan itu sebagai usaha baru Presiden Kolombia Alvaro Uribe untuk menghancurkan hubungan antara kedua negara. Kementerian itu menuduh Kolombia berbohong, melakukan agresi, dan tidak menghormati Venezuela, dan mengatakan Venezuela akan mengambil langkah politik dan diplomatik kalau keadaan tersebut terus berlangsung.

Kantor Uribe mengatakan hari Kamis pihaknya mempunyai bukti bahwa 4 pemimpin Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia atau FARC, dan seorang pemimpin dari Lasykar Pembebasan Nasional berada di Venezuela. Pemimpin FARC, Ivan Marquez termasuk di antara orang-orang yang disebut namanya.

XS
SM
MD
LG