Tautan-tautan Akses

Kobe Bryant Cetak 60 Poin dalam Pertandingan Perpisahan


Pemain Los Angeles Lakers, Kobe Bryant, memberi hormat kepada para penggemar dalam pertandingan NBA terakhirnya melawan Utah Jazz (13/4). (AP/Jae C. Hong)

Pemain Los Angeles Lakers, Kobe Bryant, memberi hormat kepada para penggemar dalam pertandingan NBA terakhirnya melawan Utah Jazz (13/4). (AP/Jae C. Hong)

Pertandingan Bryant yang paling bersejarah adalah ketika ia mencetak 81 poin saat melawan Toronto Raptors tahun 2006.

Kobe Bryant bermain dalam pertandingan terakhir dalam karirnya yang legendaris selama 20 tahun dengan tim Asosiasi Bola Basket Nasional (NBA), Los Angeles Lakers, Rabu malam (13/4), di Staple Center, Los Angeles.

Bryant yang berusia 37 tahun itu mencetak 60 poin dan membawa Lakers memenangkan pertandingan dengan skor 101-96 atas Utah Jazz. Ia bermain di depan ribuan penggemar, termasuk aktor pemenang Oscar Jack Nicholson, yang membayar ribuan dolar per tiket untuk melihat terakhir kalinya Bryant bermain memakai seragam Lakers berwarna ungu dan emas.

Bryant, yang mengatakan kepada penonton setelah pertandingan bahwa ia "tumbuh dewasa sebagai penggemar berat Lakers", menghabiskan seluruh karirnya selama 20 tahun dengan tim tersebut, atau yang terlama bagi seorang pemain bermain dalam satu tim sepanjang sejarah NBA.

Karir Hall-of-Fame dari pria yang dikenal sebagai "The Black Mamba" itu termasuk juara NBA lima kali -- termasuk tiga gelar berturut-turut antara tahun 2000 dan 2002, serta dua penghargaan sebagai pemain paling bernilai dalam final dua kali berturut-turut.

Ia juga bermain dalam 18 pertandingan All-Star berturut-turut, dan disebut sebagai pemain paling bernilai di liga tersebut untuk musim 2007-2008.

Ia ada di posisi ketiga pencetak skor tertinggi NBA sepanjang masa, satu peringkat di atas pemain legendaris Michael Jordan. Poin sejumlah 33.643 itu termasuk 25 pertandingan dimana ia mencetak sedikitnya 50 poin, dan enam pertandingan tempat ia mencetak setidaknya 60 poin, termasuk dalam pertandingan perpisahan hari Rabu.

Pertandingan Bryant yang paling bersejarah adalah saat ia mencetak 81 poin ketika melawan Toronto Raptors tahun 2006.

Ia juga merupakan pemegang dua medali emas Olimpiade, bermain untuk tim Amerika Serikat tahun 2008 dan 2012.

Karir Bryant hampir amblas tahun 2003 ketika ia menghadapi tuduhan pemerkosaan dari seorang perempuan muda di Colorado. Jaksa menuntutnya dengan pidana serangan seksual dan penyanderaan, namun tuduhan-tuduhan itu dibatalkan setelah penggugat memutuskan untuk tidak bersaksi. [hd]

XS
SM
MD
LG