Tautan-tautan Akses

Kiper Brazil, Julio Cesar, Mengaku Lebih Siap Hadapi Piala Dunia


Julio César, penjaga gawang timnas Brazil (foto: dok).

Julio César, penjaga gawang timnas Brazil (foto: dok).

Kiper timnas Brazil Julio Cesar mengatakan Selasa (27/5) bahwa dengan Brazil menjadi tuan rumah, membuatnya jauh lebih siap menghadapi Piala Dunia 2014 dibanding empat tahun lalu.

Kiper timnas Brazil Julio Cesar mengatakan Selasa (27/5) bahwa dengan Brazil menjadi tuan rumah, membuatnya jauh lebih siap menghadapi Piala Dunia 2014 dibanding empat tahun lalu, di mana akibat kesalahannya timnas Brazil tereliminasi di Afrika Selatan tahun 2010.

Cesar mengakui membuat kesalahan dalam Piala Dunia 2010 akibat terlalu percaya diri karena saat itu dia dianggap sebagai kiper top dunia.

"Kini saya menjadi lebih profesional setelah Piala Dunia 2010," kata Cesar di pusat pelatihan timnas Brazil di kota Teresopolis, di luar Rio de Janeiro.

"Saya terlalu percaya diri pada tahun 2010 dan saya pikir rasa terlalu percaya diri yang berlebihan justru membuat (permainan saya) tidak maksimal. Sekarang saya menjadikan pengalaman pribadi (tahun 2010) sebagai pelajaran."

Cesar yang berusia 34 tahun mengatakan persiapannya untuk Piala Dunia tidak terpengaruh meski ia hanya bermain di Liga Utama Amerika Utara (AS dan Kanada), yaitu Major League Soccer (MLS), dan bukan bergabung di liga yang lebih mapan di Eropa.

Cesar kebobolan sembilan gol dalam tujuh pertandingan dengan klub Kanada, Toronto FC.

"Persiapan saya sangat baik. Saya merasa 100 persen siap untuk Piala Dunia," katanya.

Pada Piala Dunia tahun 2010, Cesar gagal menghalau umpan silang saat perempat final Brazil melawan Belanda, yang membuahkan gol penentu kemenangan bagi Belanda, dengan skor akhir 2-1.

Cesar mengatakan ia berpikir untuk berhenti dari karir sepak bola setelah kekalahan itu, bahkan nasibnya makin memburuk setelah ia menghadapi masalah di klubnya, baik di Italia dengan klub Inter Milan, dan kemudian di Liga Premier dengan klub Queens Park Rangers, di mana ia sering absen dan jarang dimainkan oleh klubnya.

"Selama (mengalami) masa buruk, Anda harus mencoba untuk menemukan hal-hal yang positif, dan saya menemukan banyak kekuatan untuk kembali (dari kegagalan)," kata Cesar.

Meskipun pelatih Brazil Luiz Felipe Scolari berkomitmen untuk menjadikan Cesar sebagai kiper utama Brazil di Piala Dunia, banyak yang masih menganggap posisi kiper adalah titik terlemah dalam skuad Brazil, terutama karena kurangnya Cesar bermain dalam beberapa bulan terakhir.

"Saya tahu banyak orang meragukan saya dan bertanya mengapa saya bisa terpilih, tapi saya yakin pelatih (Scolari) memiliki keyakinan terhadap permainan saya, dan saya tahu bahwa saya berkontrbusi banyak terhadap (kesuksesan) tim Brazil," ucap Cesar dengan penuh keyakinan.
(AP).
XS
SM
MD
LG