Tautan-tautan Akses

Keuntungan Fiat Chrysler Naik 70 Persen pada Kuartal Kedua


Mobil minivan produksi Fiat Chrysler "Dodge" dalam tahap akhir produksi pada pabrik perakitan di Windsor, Ontario, Kanada (foto: dok).

Mobil minivan produksi Fiat Chrysler "Dodge" dalam tahap akhir produksi pada pabrik perakitan di Windsor, Ontario, Kanada (foto: dok).

Fiat Chrysler melaporkan keuntungan bersih pada kuartal kedua tahun ini sebesar 333 juta Euro atau sekitar Rp 4,9 Triliun atau naik 70 persen dari kuartal kedua tahun lalu.

Perusahaan mobil Fiat Chrysler hari Kamis (30/7) menaikkan ramalan pendapatannya, setelah mencatat penjualan besar di Amerika Utara dan pulihnya pasar ekonomi di Eropa yang menaikkan laba pada kuartal kedua sebesar 70 persen.

Hasil yang menyenangkan itu datang ketika produsen mobil itu diharuskan membayar jutaan dolar untuk menarik mobil-mobil pickup Ram dan mobil-mobil Jeep yang cacat sesuai perjanjian dengan badan keselamatan penumpang, untuk menyelesaikan tuduhan-tuduhan bahwa perusahaan itu tidak menangani dengan baik sekitar dua puluh keluhan tentang mobil-mobilnya yang tidak aman.

Perusahaan itu mengatakan, kepada para analis hari Kamis, perusahaan itu memperkirakan penarikan mobil-mobil pickup Ram itu tidak akan bernilai lebih dari 20 juta dolar.

Fiat Chrysler melaporkan keuntungan bersihnya dalam 3 bulan sampai tanggal 30 Juni sebesar 333 juta Euro atau 364 juta dolar Amerika, dibanding 197 juta Euro dalam kurun waktu yang sama tahun lalu.

Dikatakan, keuntungan itu menaikkan ramalan pendapatan sebesar 110 miliar dari 108 miliar Euro, dengan penjualan 4,8 juta mobil ke seluruh dunia. Angka itu bertahan pada ramalan keuntungan bersih antara satu miliar sampai 1.2 miliar euro.

Saham Fiat Chrysler naik 5.2 persen menjadi 13,91 euro pada perdagangan di Milan, Italia.

XS
SM
MD
LG