Tautan-tautan Akses

Ketidakpastian Memuncak Jika Pagu Utang AS Tak Ditambah


Kongres AS belum mencapai kesepakatan soal kenaikan batas pinjaman menjelang tenggat hari Kamis (17/10).

Kongres AS belum mencapai kesepakatan soal kenaikan batas pinjaman menjelang tenggat hari Kamis (17/10).

Amerika menghadapi kemungkinan gagal membayar utangnya jika Kongres tidak meningkatkan batas pinjaman menjelang hari Kamis (17/10).

Amerika menghadapi ketidakpastian dan kemungkinan gagal membayar utangnya dalam beberapa hari mendatang jika Kongres tidak meningkatkan batas pinjaman Amerika yang kini pada tingkat $16,7 triliun, menjelang hari Kamis.

Jika pembayaran utang tidak terpenuhi, analis keuangan mengatakan itu akan menimbulkan gejolak yang luas di pasar keuangan internasional karena keyakinan para investor terhadap sekuritas Amerika akan rusak.

Beberapa anggota Kongres mengecam pengeluaran pemerintah. Sebagian besar Partai Republik, lawan Presiden Barack Obama, mengatakan pemerintah harus menetapkan prioritas bagi pembayaran utang-utangnya.

Namun, analis keuangan Steve Bell dari Bipartisan Policy Center yang berkantor di Washington mengatakan pemerintah tidak ingin membuat keputusan mengenai tagihan mana yang dibayar terlebih dahulu.

Bell mengatakan teknologinya tidak memungkinkan untuk menetapkan prioritas tersebut karena cara pemerintah Amerika membayar lebih dari tiga juta rekening tagihan setiap hari.

Pada titik tertentu, ia mengatakan pemerintah akan kehabisan uang tunai, dan kemungkinan besar akan menunda pembayaran tagihan, hari demi hari, sampai memiliki cukup uang tunai untuk membayar tagihan yang seharusnya dipenuhi sehari sebelumnya. Kalau itu terjadi, katanya, "Inilah yang disebut gagal bayar utang."

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG