Tautan-tautan Akses

Ketegangan Nuklir Iran Naikkan Harga Minyak Dunia


Iran merupakan negara penghasil minyak yang banyak memasok minyak ke Eropa (foto: fasilitas pengeboran minyak di Iran).

Iran merupakan negara penghasil minyak yang banyak memasok minyak ke Eropa (foto: fasilitas pengeboran minyak di Iran).

Harga minyak di pasar dunia melonjak lagi hari Jumat di tengah ketegangan yang meningkat mengenai upaya Barat untuk menghentikan program nuklir Iran, negara penghasil minyak.

Minyak mentah Amerika di pasar New York naik untuk sesi perdagangan ke tujuh berturut-turut, menutup pekan ini dengan 109,77 dolar per barel, tertinggi dalam sembilan bulan. Minyak mentah Brent dijual di pasar London naik menjadi 125,47 dolar per barel.

Seorang analis minyak Amerika, Stephen Schork, mengatakan harga minyak bisa terus naik. Ditambahkan, pedagang khawatir upaya Amerika, Israel dan Eropa untuk menghentikan Iran membuat persenjataan nuklir "bisa memburuk" menjadi perang baru di Timur Tengah. Iran mengatakan program nuklirnya untuk tujuan damai dan menepis kekhawatiran Badan Energi Atom Internasional bahwa mereka hendak membuat bom nuklir.

Iran menghentikan penjualan minyak ke Inggris dan Perancis awal pekan ini. Iran juga mengancam menghentikan penjualan ke negara-negara lain sebelum embargo terhadap minyak Iran yang dipimpin Uni Eropa mulai berlaku tanggal 1 Juli.

Kenaikan harga minyak mentah meningkatkan harga bensin di Amerika menjadi 96 sen per liter, tertinggi untuk bulan Februari. Biasanya, harga bensin jauh lebih rendah dalam musim dingin di Amerika sebelum berlahan naik selama liburan, musim panas.

Presiden Amerika Barack Obama pekan ini mengatakan tidak ada "solusi cepat" untuk kenaikan harga. Tapi pesaing presiden dari Partai Republik yang berusaha menggulingkannya dalam pemilu November nanti menuding kebijakan energi Obama telah menyebabkan konsumen kini harus membayar lebih mahal untuk harga bensin.

XS
SM
MD
LG