Tautan-tautan Akses

Ketegangan Kampanye Meningkat, Clinton dan Demokrat Berdebat


Hillary Rodham Clinton, kanan, saat debat bakal calon presiden Partai Demokrat, sementara Bernie Sanders mendengarkan di Des Moines, Iowa, 15 November 2015.

Hillary Rodham Clinton, kanan, saat debat bakal calon presiden Partai Demokrat, sementara Bernie Sanders mendengarkan di Des Moines, Iowa, 15 November 2015.

Para bakal calon presiden AS dari partai Demokrat bersiap menghadapi debat terakhir mereka tahun ini Sabtu malam (19/12), sebuah kontes yang diselimuti perseteruan antara dua bakal calon terdepan mengenai pelanggaran database pemilih dan pihak yang bertanggungjawab.

Bakal calon terdepan Hillary Clinton berhadapan dengan Senator Bernie Sanders dan mantan gubernur Martin O'Malley, hanya beberapa jam setelah partai Demokrat berupaya meredam ketegangan antara kampanye Clinton dan Sanders.

Jumat malam, Sanders mengajukan gugatan federal yang bertujuan agar Komite Nasional Demokratik memulihkan akses tim kampanyenya ke database pemilih. Komite tersebut menutup akses itu setelah staf Sanders diketahui melakukan pelanggaran dengan melihat informasi rahasia milik kampanye Clinton. Di tengah pecahnya perseteruan itu, kubu Sanders mengakui pelanggaran itu dan menyebut peran staf tersebut “tidak dapat diterima.” Staf itu kemudian dipecat.

Juru bicara Clinton Brian Fallon mengatakan tim kampanye Sanders telah melakukan 25 pencarian informasi rahasia milik Clinton dalam database dari 50 negara bagian, setelah firewall digital DNC yang memisahkan akun Clinton dan Sanders dilanggar. Dia juga menuduh staf Sanders itu menyimpan data Clinton.

Namun, DNC kemudian setuju untuk memulihkan akses Sanders ke data kampanyenya, setelah mengatakan bahwa kampanye Sanders telah menyediakan informasi mengenai bagaimana informasi Clinton digunakan dan apakah informasi itu dihapus.

Dengan hanya enam minggu sebelum pemilihan pendahuluan Demokrat pertama, kaukus Iowa, para pengamat pada umumnya sepakat bahwa Sanders, yang berada 20 poin di belakang Clinton menurut survey pemilih, harus mencari cara untuk menggarisbawahi kebijakan keamanan nasional dan kebijakan luar negerinya. Dia harus melakukannya tanpa mengusik para pendukung Clinton, yang sangat populer di semua kalangan partainya. [vm]

XS
SM
MD
LG