Tautan-tautan Akses

Kesepakatan Ekspor Minyak Mentah AS Hampir Tercapai


Pompa minyak dekat Lovington, N.M. (Foto: ilustrasi)

Pompa minyak dekat Lovington, N.M. (Foto: ilustrasi)

Bloomberg hari Sabtu (12/12) melaporkan tim perunding Senat hampir mencapai kesepakatan yang akan memperbolehkan ekspor minyak mentah Amerika tanpa syarat apapun untuk pertama kali dalam 40 tahun, meskipun ada beberapa perbedaan tentang “tax credit” atau keringanan pajak yang dituntut fraksi Demokrat sebagai imbalan atas kemungkinan tercapainya kesepakatan baru itu.

Meskipun kesepakatan itu bisa saja tidak tercapai dalam beberapa hari mendatang karena tentangan dari pihak DPR, beberapa senator sedang mempertimbangkan perpanjangan keringanan pajak bagi penggunaan tenaga surya dan tenaga angin selama lima tahun sebagai imbalan pencabutan pembatasan ekspor minyak mentah, yang diberlakukan untuk mengatasi kelangkaan energi pada tahun 1970an.

Kelonggaran pajak juga menjadi bagian dari perundingan itu, meskipun para senator masih merundingkan jangka waktu perpanjangan peringanan pajak bagi tenaga surya dan angin, apakah perlu dihapus secara bertahap atau tidak, demikian ujar seorang asisten senator dari fraksi Demokrat yang tidak mau disebut namanya.

Jika disetujui oleh Kongres, pencabutan larangan ekspor sebagian besar minyak mentah itu akan menandai perubahan penting dalam kebijakan minyak Amerika dalam lebih dari satu generasi. Pencabutan larangan itu akan menguntungkan produsen minyak termasuk ConocoPhillips, Hess Corp dan Continental Resources Inc., yang terjadi bersamaan ketika industri tersebut sedang memangkas jumlah tenaga kerja untuk mengatasi kelebihan pasokan minyak mentah dan harga minyak yang paling rendah dalam tujuh tahun ini.

Perundingan itu masih berlangsung, sementara utusan dari 195 negara mencapai perjanjian untuk membatasi polusi bahan bakar fosil dan menekan dampak perubahan iklim. [em/ii]

XS
SM
MD
LG