Tautan-tautan Akses

Kesalahan Medis, Masalah Global

  • Carol Pearson

Studi menunjukkan bahwa kesalahan medis adalah salah satu pembunuh utama di Amerika Serikat. (Foto: ilustrasi).

Studi menunjukkan bahwa kesalahan medis adalah salah satu pembunuh utama di Amerika Serikat. (Foto: ilustrasi).

Sebuah pernyataan menyentak dari Dr. Marty Makary, penulis studi terbaru tentang kematian akibat kesalahan medis. Tidak ada yang tahu berapa banyak orang yang benar-benar meninggal karena kesalahan medis.

Tentu Anda terperangah mendengar hasil studi baru bahwa jumlah orang meninggal karena kesalahan dokter atau petugas kesehatan sangat besar. Studi ini menunjukkan bahwa kesalahan medis adalah salah satu pembunuh utama di Amerika Serikat, dan kemungkinan salah satu pembunuh utama secara global.

"Jika kita memperlakukan kesalahan medis sebagai penyakit, ini akan menjadi pembunuh terbesar ketiga di Amerika Serikat," kata DR. Marty Makary, dari John Hopkins.

Sebuah pernyataan menyentak dari Dr. Marty Makary, penulis studi terbaru tentang kematian akibat kesalahan medis. Tidak ada yang tahu berapa banyak orang yang benar-benar meninggal karena kesalahan medis.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggunakan kode pada tagihan rumah sakit untuk menentukan penyebab kematian. Tanpa kode untuk kesalahan medis, Makary mengatakan masalah tersebut tidak dapat dipelajari atau diperbaiki. Dia mengatakan kesalahan medis adalah satu-satunya bidang kedokteran yang tidak didokumentasikan.

"Saya melihat seorang pasien kanker, dan saya harus mendokumentasikan usia dan stadium pasien dan subtipe kanker. Dan semua itu masuk ke dalam Catatan Nasional kita, dan setiap tahun dengan investasi jutaan dolar kita mengeluarkan statistik kanker nasional kita, semua jenis dan subtipe dipecah dalam laporan yang kompleks. Kami harus melakukan hal yang sama untuk kesalahan medis," lanjutnya.

Kesalahan bisa dilakukan ketika jumlah perawat sangat sedikit atau tidak cukup pelatihan, tetapi ada juga situasi berbahaya lainnya.

"Prosedur berbahaya yang paling umum di ruang gawat darurat sekarang ini, menurut banyak dokter ruang gawat darurat, adalah pengalihan pasien," imbuh DR. Makary.

Pasien terancam bahaya jika staf medis tidak melakukan serah-terima informasi pasien sebagaimana mestinya saat pergantian jam kerja atau mengirim pasien untuk menjalani satu prosedur. Makary mengatakan kesalahan tidak dapat sepenuhnya dihilangkan, tetapi dapat dikurangi dalam skala besar.

"Kecuali kita dapat secara akurat mendokumentasikan peran perawatan medis yang salah, kita tidak bisa benar-benar menilai masalah ini," tambahnya.

Untuk itu diperlukan perubahan sistem, sehingga petugas kesehatan dapat menemukan titik-titik lemah dan berusaha untuk menghilangkannya. [as/lt]

XS
SM
MD
LG