Tautan-tautan Akses

AS

Menlu AS Serukan Penyelidikan Kejahatan Perang Rusia, Suriah


Menteri Luar Negeri John Kerry memberi keterangan kepada pers sebelum bertemu Menlu Perancis Jean-Marc Ayrault tentang krisis Suriah di Washington (7/10). (Reuters/Mike Theiler)

Menteri Luar Negeri John Kerry memberi keterangan kepada pers sebelum bertemu Menlu Perancis Jean-Marc Ayrault tentang krisis Suriah di Washington (7/10). (Reuters/Mike Theiler)

“Rusia dan rezim berkuasa harus memberi penjelasan mengapa mereka terus menyerang rumah sakit, fasilitas medis, perempuan dan anak-anak,” katanya.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry menyerukan penyelidikan kejahatan perang terhadap Rusia dan Suriah. Pernyataan ini muncul dalam pertemuan di Washington dengan Menlu Perancis Jean Marc Ayrault Jumat (8/10).

Menyusul serangan terhadap Rumah Sakit Suriah Kamis malam yang menewaskan 20 orang dan melukai 100 lainnya, Kerry mengatakan, ada pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban atas kekerasan yang melanda negara itu.

“Rusia dan rezim berkuasa harus memberi penjelasan mengapa mereka terus menyerang rumah sakit, fasilitas medis, perempuan dan anak-anak,” katanya, sambil menambahkan bahwa tindakan-tindakan tersebut menuntut sebuah penyelidikan kejahatan perang.

Sebuah persetujuan antara Kerry dan Menlu Rusia Sergei Lavrov bulan lalu seharusnya bisa menciptakan aliansi kontraterorisme di Suriah seandainya pertempuran dihentikan selama seminggu, kurun waktu yang cukup lama untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. Tetapi kondisi ini tidak dipenuhi dan serangan udara terus terjadi.

Kerry telah mengakhiri pembicaraan bilateral dengan Rusia seputar kemitraan militer kedua negara ini pada awal minggu ini. [jm]

XS
SM
MD
LG