Tautan-tautan Akses

Kerry: AS Tak akan Pernah Berhenti Kejar Teroris


Menlu AS John Kerry mengatakan, serangan AS atas kelompok al-Qaida di Afrika menunjukkan bahwa AS ”tak akan pernah berhenti untuk mengejar teroris.” (6/10).

Menlu AS John Kerry mengatakan, serangan AS atas kelompok al-Qaida di Afrika menunjukkan bahwa AS ”tak akan pernah berhenti untuk mengejar teroris.” (6/10).

Menlu AS John Kerry mengatakan, dua serangan Amerika atas kelompok al-Qaida di Afrika menunjukkan bahwa Amerika ”tidak akan pernah berhenti untuk mengejar teroris.”

Ketika berbicara hari Minggu (6/10) di Bali dalam KTT APEC, Menteri Luar Negeri AS John Kerry juga mengatakan, militan al-Qaida bisa lari, tapi mereka tidak bisa bersembunyi.

Departemen Pertahanan Amerika mengatakan pasukan khusus Amerika telah menahan seorang agen senior al-Qaida di sebuah tempat yang aman setelah menangkapnya hari Sabtu di Libya.

Presiden Barack Obama, kata pernyataan Pentagon itu, menyambut penangkapan Abu Anas al-Libi, yang dituduh Amerika terlibat dalam pengeboman kedutaan Amerika di Kenya dan Tanzania tahun 1998. Kedua serangan itu menewaskan lebih dari 250 orang dan melukai ribuan lainnya. Kata sumber-sumber Libya kepada kantor berita Barat, Libi, yang diperkirakan berumur 49 tahun, ditangkap di sebuah jalan di Tripoli hari Sabtu pagi.

Hanya beberapa jam sebelumnya, pasukan khusus Amerika juga menyerang sebuah pangkalan al-Shabab di pesisir Somalia. Kata pejabat Amerika beberapa militan al-Shabab tewas dalam tembak menembak di kota Barawe, tidak jauh dari Mogadishu, tapi pasukan Amerika itu kemudian mundur tanpa berhasil menangkap tokoh al-shabab yang mereka cari.

Al-Shabab mengatakan berhasil melawan serangan Amerika di kota Barawe. Kata pejabat Amerika, operasi di Somalia itu telah direncanakan sepuluh hari lalu sebagai tanggapan atas serangan al-Shabab atas sebuah pusat pertokoan di Kenya yang menewaskan lebih dari 60 orang, termasuk sejumlah warga barat.
XS
SM
MD
LG