Tautan-tautan Akses

Kepolisian Zambia akan Tegakkan UU Pemilu


Warga melakukan protes atas penutupan surat kabar 'The Post' di Lusaka, Zambia (22/6), yang diduga ada motif politik untuk mengurangi kritik terhadap pemerintah menjelang pemilu.

Warga melakukan protes atas penutupan surat kabar 'The Post' di Lusaka, Zambia (22/6), yang diduga ada motif politik untuk mengurangi kritik terhadap pemerintah menjelang pemilu.

Warga Zambia mengeluh tentang peningkatan kekerasan yang dilakukan baik oleh para pendukung partai yang berkuasa dan para pendukung oposisi utama di sana.

Seorang pejabat kepolisian Zambia mengatakan angkatan kepolisian akan melaksanakan mandatnya untuk menegakkan undang-undang dengan tidak mempedulikan partai politik yang didukung oleh orang-orang yang terlibat dalam kekerasan dalam kampanye-kampanye yang sedang berlangsung sebelum pemilu tanggal 11 Augustus.

Rae Hamonga, wakil juru bicara kepolisian, mengatakan demikian setelah warga Zambia mengeluh tentang peningkatan kekerasan yang dituduh dilakukan oleh para pendukung partai Front Patriot yang berkuasa dan para pendukung oposisi utama Partai Persatuan Pembangunan Nasional (UPND).

Tanggal 29 Maret, para pemuka agama mengadakan pertemuan dengan 19 partai politik di Lusaka, dengan tujuan utama mengekang kekerasan yang berhubungan dengan politik sementara partai-partai meningkatkan kampanye mereka untuk pemilu presiden, legislatif, dan daerah yang akan diadakan dalam waktu dekat.

Pernyataan dikeluarkan setelah pertemuan itu yang ditanda-tangani oleh semua partai, dengan janji mencegah pendukung mereka melakukan kekerasan.

Partai-partai dan pemimpin mereka juga berjanji menanggulangi secara internal semua masalah yang sering mengakibatkan kekerasan. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG