Tautan-tautan Akses

Kepolisian Australia: Tersangka Teror Mungkin Tak Beraksi Sendirian


Polisi Australia saat melakukan penggerebekan rumah terduga teroris di Sydney (18/9).

Polisi Australia saat melakukan penggerebekan rumah terduga teroris di Sydney (18/9).

Ada spekulasi Haider berhubungan dengan atau terinspirasi oleh kelompok Negara Islam (ISIS), yang sehari sebelumnya mendorong pengikutnya membunuh orang Australia.

Kepolisian Australia mengatakan tersangka teror yang ditembak mati pekan ini setelah menyerang dua orang polisi kemungkinan tidak bertindak sendirian, sebagaimana diduga semula oleh para penyelidik.

Abdul Numan Haider yang berusia 18 tahun ditembak Selasa setelah menikam polisi di luar kantor polisi di Melbourne, dimana ia datang untuk ditanyai.

Ada spekulasi Haider berhubungan dengan atau terinspirasi oleh kelompok Negara Islam (ISIS), yang sehari sebelumnya mendorong pengikutnya membunuh orang Australia.

Para penyelidik semula mengatakan mereka yakin remaja itu bertindak sendirian.

Tetapi, kepala kepolisian negara bagian Victoria, Ken Ray, memberitahu Australian Broadcasting Corporation informasi baru memberi indikasi Haider “berbicara dengan orang lain kira-kira pada waktu ia datang ke kantor polisi tadi.”

Ray mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki apakah ada orang yang mengantar Haider ke kantor polisi itu dan apakah mereka menunggu untuk melarikannya setelah serangan tersebut.

XS
SM
MD
LG