Tautan-tautan Akses

Kepala KPU Haiti: Perlu Waktu untuk Atur Pemilu Tambahan


Para demonstran Haiti melakukan unjuk rasa di Port-au-Prince menuduh banyaknya kecurangan pemilu (foto: dok).

Para demonstran Haiti melakukan unjuk rasa di Port-au-Prince menuduh banyaknya kecurangan pemilu (foto: dok).

Kepala KPU Haiti, Pierre-Louis Opont mengatakan diperlukan waktu lebih banyak untuk mengatur pemilihan tambahan yang sudah pernah ditunda.

Pemimpin Haiti yang akan meninggalkan jabatannya bertemu dengan para pejabat KPU Selasa (5/1) dalam usaha mencari penyelesaian atas kemacetan pemilihan di negara itu, setelah seorang pejabat mengatakan tidak akan mungkin untuk mengadakan pemilihan tambahan pada waktunya untuk memungkinkan alih kekuasaan sebelum tenggat yang ditentukan konstitusi.

Presiden Michel Martelly mengumumkan pekan lalu bahwa Dewan Pemilihan Sementara Haiti memperingatkan bahwa pemilihan tambahan harus diadakan selambat-lambatnya 17 Januari untuk memenuhi mandat konstitusi untuk melantik presiden baru 7 Februari.

Tetapi dalam sepucuk surat hari Senin (4/1) kepada Martelly, kepala dewan Pierre-Louis Opont mengatakan diperlukan waktu lebih banyak untuk mengatur pemilihan tambahan yang sudah pernah ditunda, dengan menulis bahwa persiapan selama 12 hari “tidak akan cukup”. [sp/ds]

XS
SM
MD
LG