Tautan-tautan Akses

Kennedy Center Selenggarakan Festival Seni Jalanan


Salah satu pertunjukan oleh grup musik 'Amuma Says No' di Kennedy Center, Washington DC (foto: dok). Dalam upaya menjangkau lebih banyak penonton, Kennedy Center mengadakan pertunjukan di jalan-jalan di wilayah Washington, DC.

Salah satu pertunjukan oleh grup musik 'Amuma Says No' di Kennedy Center, Washington DC (foto: dok). Dalam upaya menjangkau lebih banyak penonton, Kennedy Center mengadakan pertunjukan di jalan-jalan di wilayah Washington, DC.

Kennedy Center mengadakan festival seni jalanan di wilayah Washington, DC, sehingga penonton bisa leluasa menyaksikan semua pertunjukan itu.

John F. Kennedy Center for Performing Arts di Washington, DC merupakan salah satu gedung kesenian paling bergensgsi di Amerika. Tempat itu terkenal dengan pertunjukan opera, tarian, balet, dan musik simfoni.

Baru-baru ini beberapa pakar seni mengecam pusat kesenian itu karena kurang inovatif. Dalam upaya menjangkau lebih banyak penonton, pusat kesenian itu mengadakan beberapa pertunjukan di jalan-jalan di wilayah Washington, DC, sehingga penonton bisa leluasa menyaksikan semua pertunjukan itu.

Bert the Nerd, tokoh komik ciptaan Rich Potter, mempertunjukkan kepiawaiannya melempar bola-bola sambil bersepeda dengan satu roda.

Sementara Bert terus membuat penonton tertawa, Mark Jaster bermain musik dengan menggunakan gergaji tukang kayu, dan Emily Schubert dengn pertunjukan bonekanya, Mouth Monster, menghibur orang-orang yang berbelanja di Eastern Market dekat gedung Capitol.

Para seniman jalanan ini berpartisipasi dalam festival seni yang disebut “Look Both Ways: Street Arts of America.” Festival itu diorganisir oleh John F. Kennedy Center for Performing Arts, atau akrab dikenal sebagai Kennedy Center.

Garth Ross, wakil pimpinan pelaksana festival itu, mengatakan, “Tujuan utama festival ini adalah untuk mendekatkan para seniman dengan penonton di tempat umum, sehingga orang bisa menyaksikan pertunjukkan secara berbeda, dan menjadikan seni sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari.”

Kennedy Center terkenal dengan berbagai pertunjukan besar dengan harga karcis mahal, walaupun di dalam gedung mewah ini juga dipagelarkan pertunjukan gratis.

Festival ini merupakan uji coba pertama oleh pusat kesenian itu.

Ross mengatakan lagi, “Ini adalah pertama kalinya kami mengadakan festival untuk mengajak para seniman melakukan pertunjukan di luar gedung Kennedy Center.”

Para seniman jalanan, seperti Bert the Nerd, menyambut baik festival itu.

Festival gratis yang berlangsung seminggu itu juga melibatkan acara yang disebut “Lunch Time Invasions,” di mana para seniman dari seluruh Amerika mendatangi taman-taman umum dan plaza di Washington, DC dan mengadakan pertunjukkan dadakan. Pertunjukan seperti ini mencengangkan para penonton.

Kebanyakan pertunjukan itu melibatkan penonton sekaligus membuat penonton terhibur.

Garth Ross mengatakan Kennedy Center akan meneruskan acara-acara seperti ini dan menyediakan seniman-seniman dengan berbagai keterampilan untuk menghibur warga Washington, DC.
XS
SM
MD
LG