Tautan-tautan Akses

Kenaikan Harga Minyak Dorong Perkembangan Sektor Energi Dunia

  • Greg Flakus

Perluasan produksi gas alam di Amerika merupakan perkembangan terbesar dalam mengupayakan alternatif minyak dalam beberapa tahun terakhir.

Perluasan produksi gas alam di Amerika merupakan perkembangan terbesar dalam mengupayakan alternatif minyak dalam beberapa tahun terakhir.

Meningkatnya harga minyak mendorong perkembangan positif dalam sektor energi dunia dengan maraknya upaya pemanfaatan energi alternatif.

Perkembangan terbesar dalam mengusahakan alternatif minyak dalam beberapa tahun terakhir adalah perluasan produksi gas alam di Amerika, menggunakan teknologi untuk mengeluarkan gas yang terperangkap dalam lapisan batu-batu serpih di bawah tanah.

Itu adalah salah satu sebab mengapa para pakar dalam sebuah konferensi tahunan IHS CERA di Houston awal bulan ini menyatakan optimisme tentang energi dunia.

John Larson, wakil presiden kelompok konsultan IHS Global Insight, mengatakan produksi gas ini tidak hanya akan mendorong produksi lebih banyak kendaraan dengan bahan bakar gas alam, tetapi juga memungkinkan perluasan sumber-sumber energi yang terbarukan - angin dan matahari.

"Salah satu keuntungan menggunakan gas alam selain harga yang lebih rendah, adalah bahwa hal itu menciptakan energi cadangan yang memungkinkan perluasan dari energi terbarukan ini," ujarnya.

Larson mengatakan gas alam dapat digunakan untuk menjalankan generator listrik ketika angin tidak berhembus atau matahari tidak bersinar, tetapi ia mengatakan, gas alam yang murah juga merupakan tantangan dan bersaing dengan tenaga angin.

"Ongkos menggunakan tenaga angin dan gas alam sebenarnya cukup murah - keduanya sebanding dalam hal berapa biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu megawatt listrik per jam. Membangkitkan listrik dengan mesin diesel lima kali lebih tinggi ongkosnya," ujarnya lagi.

Perluasan produksi gas alam Amerika juga dapat membantu menghidupkan kembali manufaktur Amerika, kata CEO Shell Peter Voser.

"Kalau kita memiliki gas yang terjangkau harganya dan banyak tersedia ... mungkin industri manufaktur di Amerika akan bangkit kembali," demikian paparnya.

Biaya bahan bakar transportasi juga bisa diturunkan dengan menggunakan gas alam, dari pada menggunakan jagung, untuk menghasilkan etanol yang sekarang merupakan bahan tambahan yang dicampurkan ke dalam bensin.

Steven Sterin, kepala keuangan dari Korporasi Celanese yang berbasis di Dallas, yang telah mengembangkan cara untuk melakukannya, mengatakan, "Ini adalah proses termokimia yang menggunakan gas alam atau batubara atau sumber karbon lainnya, dan diharapkan di masa depan, sumber-sumber lain seperti energi bio, bisa menghasilkan etanol yang murah dalam skala besar."

Perlu suatu perubahan dalam hukum Amerika untuk mewujudkan hal itu, tapi Celanese sekarang bekerja dengan Tiongkok untuk memproduksi etanol dari batubara.

Minyak akan tetap menjadi bahan bakar transportasi yang dominan selama tahun-tahun mendatang, tetapi para ahli mengatakan ketergantungan dunia akan hal itu dapat sangat dikurangi dengan pengembangan bahan bakar alternatif.

XS
SM
MD
LG