Tautan-tautan Akses

Kematian Penari Suriah, Cerminkan Derita di Pengungsian


Penari Suriah, Hassan Rabeh, mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari balkon lantai tujuh tempat kediamannya di Beirut, 23 Juni 2016 (Foto: dok)

Penari Suriah, Hassan Rabeh, mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari balkon lantai tujuh tempat kediamannya di Beirut, 23 Juni 2016 (Foto: dok)

Dalam pesan bunuh dirinya, penari Suriah, Hassan Rabeh (25 tahun) meminta maaf kepada keluarga dan orang yang dikasihinya yang diunggah di laman Facebook tanggal 13 Juni lalu.

Hanya beberapa jam setelah tampil dalam pertunjukan terakhirnya di Beirut, Kamis (23/6) malam, seorang penari dan pengungsi Suriah melompat dari lantai tujuh balkon tempat kediamannnya karena putus asa. Kondisi tersebut seperti yang dikatakan para pakar, terlihat semakin nyata di antara para pengungsi yang tinggal di Lebanon.

Dalam komentar yang dianggap sebagai pesan bunuh diri, yang diunggah tanggal 13 Juni di laman Facebook, Hassan Rabeh (25 tahun) meminta maaf kepada keluarga dan orang yang dikasihinya. Ia membeberkan keputusasaannya terhadap rejim Suriah Bashar al-Assad dan pendudukan Israel di wilayah Palestina.

Rabeh merupakan anggota kelompok tari Sima Dance Company, yang didirikan tahun 2003 di Damaskus. Kelompok itu terdiri dari penari dan lulusan Istitut Seni Drama, Suriah. Sima terkenal di wilayah itu tahun 2013 setelah memenangkan lomba di televisi “Arabs Got Talent”.

Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi mengatakan sekitar 1,2 juta warga Suriah terdaftar sebagai pengungsi di Lebanon. Hal tersebut berarti satu pengungsi berbanding empat warga Lebanon, berebut memperoleh pekerjaan, sekolah dan sumber daya lainnya. Sebanyak satu juta lagi mungkin menunggu pendaftaran, yang sementara ditangguhkan PBB bulan Mei lalu atas permintaan pemerintah Lebanon. [my/al]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG