Tautan-tautan Akses

AS

Keluarga Obama Hadiri Peringatan Sejarah Hak Sipil di Alabama


Foto dokumentasi 7 Maret 1965 ini menggambarkan tentara negara bagian menyerang para pengunjuk rasa di Selma, Alabama (Foto: dok). Presiden Obama akan menandai peringatan peristiwa ini dengan memberikan pidato di jembatan "Edmund Pettus".

Foto dokumentasi 7 Maret 1965 ini menggambarkan tentara negara bagian menyerang para pengunjuk rasa di Selma, Alabama (Foto: dok). Presiden Obama akan menandai peringatan peristiwa ini dengan memberikan pidato di jembatan "Edmund Pettus".

Obama, presiden Amerika keturunan Afrika yang pertama, akan berbicara di Edmund Pettus Bridge, tempat sebuah tragedi yang dikenal dengan “Minggu Berdarah”.

Presiden Amerika,Barack Obama dan keluarganya mengunjungi kota Selma, di negara bagian Alabama, Sabtu (7/3) untuk memperingati tonggak sejarah gerakan hak-hak sipil Amerika: peringatan ke-50 unjuk rasa dari kota Selma ke Montgomery dan peringatan 50 tahun ditandatanganinya UU Hak Memilih pada tahun 1965.

Obama, presiden Amerika keturunan Afrika yang pertama, akan berbicara di Edmund Pettus Bridge, di mana sekelompok besar pegiat hak-hak sipil secara brutal dipukuli pada tanggal 7 Maret 1965, dalam sebuah unjuk rasa damai yang berakhir dengan kekerasan dan dikenal dengan “Minggu Berdarah”. Kemudian, keluarga presiden Obama akan tur ke Museum dan Institut Hak-hak Memilih Nasional.

Lima puluh tahun lalu sukar untuk dipercaya atau dibayangkan bahwa suatu saat nanti, seorang Amerika keturunan Afrika menjadi presiden Amerika, ketika pekerja-pekerja hak sipil mencari hak-hak mutlak bagi warga negara berkulit hitam yang secara rutin dipukuli.

Mantan Presiden George W. Bush dan istrinya, Laura direncanakan akan hadir dalam peringatan di Selma itu.

Anggota Kongres, John Lewis, yang pada waktu itu masih pemuda, dipukuli dengan parah ketika ikut serta dalam unjuk rasa tahun 1965 dengan pemimpin hak-hak sipil, Martin Luther King, Jr.

Lima bulan setelah kekerasan di Selma itu, Presiden Lyndon Johnson menandatangani UU Hak-Hak Memilih, yang melarang diskriminasi ras dalam memberikan suara dalam pemilu.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG