Tautan-tautan Akses

Keluarga Korban Feri Korea Selatan Tolak Rencana Kompensasi


Keluarga korban kapal feri Korea Selatan yang tenggelam setahun yang lalu mencukur rambut di kepala mereka hingga gundul, memprotes rencana pemberian kompensasi pemerintah di Seoul, 2 April 2015 (AP Photo/Lee Jin-man)

Keluarga korban kapal feri Korea Selatan yang tenggelam setahun yang lalu mencukur rambut di kepala mereka hingga gundul, memprotes rencana pemberian kompensasi pemerintah di Seoul, 2 April 2015 (AP Photo/Lee Jin-man)

Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea Selatan mengatakan, kalkulasi kompensasi sekitar 420 juta won atau $383.000 bagi setiap siswa dari 250 siswa, dan 760 juta won atau $694.000 bagi 11 guru.

Puluhan sanak-keluarga korban feri Korea Selatan yang tenggelam, yang menewaskan lebih dari 300 orang setahun lalu, mencukur rambut di kepala mereka hingga gundul, hari Kamis (2/4).

Tindakan ini merupakan protes terhadap rencana pemerintah untuk memberi kompensasi kepada mereka, daripada melakukan investigasi secara lebih menyeluruh.

Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan, kalkulasi kompensasi sekitar 420 juta won atau $383.000 bagi setiap siswa dari 250 siswa, dan 760 juta won atau $694.000 bagi 11 guru, dihitung berdasarkan usia dan potensi penghasilan masa depan.

Jika dimasukkan kemungkinan pembayaran dari perusahaan-perusahaan asuransi dan sumbangan dari warga sipil sekitar 128,8 milyar won atau $117 juta, korban pelajar mungkin akan menerima rata-rata 820 juta won atau $748.000, dan guru-guru yang tewas 1,14 milyar won atau $1 juta.

Sebuah pengadilan Korea Selatan tahun lalu memvonis 15 awak kapal feri itu dengan antara lima dan 36 tahun hukuman penjara. 295 jasad berhasil diangkat, sementara sembilan lainnya masih dinyatakan hilang.

Tenggelamnya feri itu dinyatakan akibat kelalaian awak kapal, kelebihan kargo dan lambatnya upaya pertolongan.

XS
SM
MD
LG