Tautan-tautan Akses

Kelompok Militan Klaim Tanggung Jawab atas Bom Ganda di Damaskus


Demonstrasi anti pemerintah berlangsung di Yabroud, dekat Damaskus usai sholat Jumat (11/5). Sedikitnya 7 tewas dalam kerusuhan hari Sabtu.

Demonstrasi anti pemerintah berlangsung di Yabroud, dekat Damaskus usai sholat Jumat (11/5). Sedikitnya 7 tewas dalam kerusuhan hari Sabtu.

Kelompok militan Front al-Nusra mengaku bertanggung jawab atas pemboman ganda di ibukota yang menewaskan paling sedikit 55 orang hari Kamis.

Paling sedikit tujuh orang tewas dalam kerusuhan anti pemerintah di seluruh Suriah Sabtu, sementara sebuah kelompok militan menyatakan bertanggung jawab atas serangan maut ganda pada hari Kamis (10/5) di Damaskus.

The Syrian Observatory for Human Rights mengatakan artileri dan serangan pasukan pemerintah menyebabkan paling sedikit tiga orang tewas. Pemerintah mengatakan empat anggota pasukan keamanannya, termasuk seorang kolonel, tewas dekat Damaskus. Pemerintah menuduh teroris bersenjata melakukan serangan itu.

Sementara itu sebuah video yang diposting di Internet mengatakan front al-Nusra, sebuah kelompok militan, bertanggung jawab atas pemboman ganda di ibukota yang menewaskan paling sedikit 55 orang.

Seorang analis Timur Tengah, MJ Gohel mengatakan kelompok ini mulai dikenal. Gohel, ketua dari Yayasan Asia Pasifik yang berbasis di London, mengatakan kekuatan dan kemampuan kelompok ini masih belum jelas.

Kerusuhan ini berlangsung sementara pemantau PBB terus menyebar ke seluruh Suriah untuk memantau kepatuhan pemerintah dan oposisi pada sebuah genjatan senjata yang ditengahi oleh utusan internasional Kofi Annan.

Pada hari Sabtu, tim pemantau PBB menerima 24 kendaraan lapis baja yang disumbangkan oleh Uni Eropa.
XS
SM
MD
LG