Tautan-tautan Akses

Kelompok Orangtua Rusia Minta Putin Batalkan Konser Elton John


Elton John dalam salah satu pertunjukannya di Los Angeles, Mei 2013. (AP/Invision/Todd Williamson)

Elton John dalam salah satu pertunjukannya di Los Angeles, Mei 2013. (AP/Invision/Todd Williamson)

Penyanyi tersebut dianggap berniat mendukung gay-gay lokal dan melanggar aturan Rusia saat ini, yang katanya bertujuan melindungi anak-anak.

Sebuah komite orangtua Rusia telah meminta Presiden Vladimir Putin untuk membatalkan konser musisi Elton John, yang seorang gay, dengan mengatakan ia berniat melanggar larangan mengenai “propaganda homoseksual.”

Dalam sebuah surat terbuka pada Putin, kelompok orangtua lokal di wilayah Ural di Rusia tengah dilaporkan oleh media mengatakan: “Penyanyi tersebut berniat mendukung gay-gay lokal dan melanggar aturan Rusia saat ini, yang bertujuan melindungi anak-anak.”

Para kritikus mengatakan pelarangan “propaganda” gay di antara remaja di bawah umr – yang mendorong desakan untuk memboikot Rusia sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2014 – adalah diskriminatif, menghalangi orang-orang untuk terbuka mengenai orientasi seksualnya.

Undang-undang itu merupakan upaya Putin yang lebih luas untuk memenangkan hati warga di negara yang sebagian besar masih konservatif tersebut, menyusul protes-protes melawan kekuasaannya di antara pemilih urban dan kelas menengah, saat ia kembali berkuasa Mei lalu.

Sir Elton John mengatakan ia ingin tampil di Rusia untuk mendukung komunitas gay.

“Sebagai pria gay, saya tidak dapat membiarkan mereka sendiri tanpa pergi ke sana dan mendukung mereka. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, namun saya harus pergi,” ujarnya dalam sebuah wawancara dengan koran Inggris The Guardian baru-baru ini.

John dijadwalkan tampil pada 6 Desember di Moskow dan 7 Desember di Kazan.

Ia telah berkampanye untuk hak-hak kelompok gay di Inggris dan Ukraina, tempat ia ditolak pada 2009 untuk mengadopsi anak karena usianya dan status perkawinannya yang sesama jenis.

Sesama bintang pop Madonna dan Lady Gaga mengkritik undang-undang Rusia tersebut dalam konser-konser di St Petersburg tahun lalu, membuat pemerintah Moskow memberlakukan aturan visa yang lebih keras bagi para penampil yang datang ke Rusia.

Penyanyi AS Cher menolak undangan untuk tampil di Olimpiade Musim Dingin di Sochi, Rusia, karena propaganda anti-gay di negara itu.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan undang-undang baru tersebut telah mendorong kejahatan melawan homoseksual.

Homoseksualitas tidak lagi menjadi kejahatan menyusul jatuhnya Uni Soviet pada 1991, namun jajak-jajak pendapat dari badan independen Levada Center menunjukkan bahwa mayoritas Rusia menyetujui aturan baru tersebut dan hampir 40 persen yakin gay memerlukan perawatan. (Reuters)
XS
SM
MD
LG