Tautan-tautan Akses

Kelompok Militer Umumkan Kudeta di Madagaskar


Warga Madagaskar mengantri untuk memberikan suara mereka dalam pemungutan suara mengenai konstitusi baru.

Warga Madagaskar mengantri untuk memberikan suara mereka dalam pemungutan suara mengenai konstitusi baru.

Sementara para pemilih memberikan suara, Kolonel Charles Andrianasoavina mengeluarkan pernyataan telah mengambil alih negara tersebut.

Sebuah kelompok perwira militer di Madagaskar mengatakan, mereka telah mengambil alih kontrol negara pulau tersebut.

Kolonel Charles Andrianasoavina mengeluarkan pernyataan itu di sebuah barak di pinggiran ibukota pada hari Rabu, sementara para pemilih sedang memberikan suara mereka dalam pemungutan suara mengenai konstitusi baru. Ia mengatakan lembaga-lembaga pemerintah dibubarkan dan militer akan membentuk sebuah komisi untuk menjalankan negara.

Kolonel tersebut merupakan salah satu pendukung utama Presiden Andry Rajoelina, ketika Rajoelina merebut kekuasaan melalui kudeta dukungan militer tahun lalu. Sejauh ini belum ada tanggapan dari pemerintah Rajoelina atas pengumuman hari Rabu tersebut.

Para saksi mengatakan tidak ada tanda-tanda mengenai kudeta militer di jalan-jalan di ibukota, Antannarivo.

Pemerintah Rajoelina mengatakan konstitusi baru akan membantu menstabilkan negara itu, menyusul penggulingan Presiden Marc Ravalomanana tahun lalu.

Para pengecam mengatakan peraturan itu tidak akan menyelesaikan krisis politik di negara itu dan tidak akan memberi Rajoelina legitimasi internasional. Tiga gerakan oposisi utama di Madagaskar telah menyerukan pemboikotan pemungutan suara.

XS
SM
MD
LG