Tautan-tautan Akses

Kelompok HAM: Pasukan Keamanan Nigeria Gagal Antisipasi Kemungkinan Penculikan


Seorang perempuan memegang plakat bertuliskan seruan untuk pembebasan siswi sekolah yang diculik dari sekolah mereka di Chibok, dalam aksi unjuk rasa di Lagos (9/5).

Seorang perempuan memegang plakat bertuliskan seruan untuk pembebasan siswi sekolah yang diculik dari sekolah mereka di Chibok, dalam aksi unjuk rasa di Lagos (9/5).

Pasukan keamanan Nigeria dinilai gagal mengambil tindakan atas peringatan yang diberikan empat jam sebelum Boko Haram menyerang sebuah asrama di Chibok tanggal 14 April lalu.

Amnesti Internasional mengatakan pasukan keamanan Nigeria telah mendapat peringatan lebih dulu tentang penyerbuan sebuah asrama perempuan dimana militan menculik lebih dari 300 siswi. Amnesti Internasional menambahkan pasukan keamanan Nigeria gagal mengambil tindakan terhadap peringatan yang diberikan empat jam sebelum Boko Haram menyerang sebuah asrama di Chibok tanggal 14 April lalu.

Presiden Nigeria Goodluck Jonathan yang sedang menghadapi tekanan untuk bisa menemukan ke-300 siswi itu tidak melihat alasan untuk menunda pencarian. Tetapi juru bicara kepresidenan Doy Okupe hari Jumat (9/5) mengatakan ada beberapa tantangan untuk mengejar para gerilyawan di daerah yang sangat luas itu.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan Amerika akan melakukan apapun untuk membebaskan para siswi yang diculik tersebut. Sedikitnya 11 staf militer telah tiba di Nigeria untuk membantu menemukan 276 siswi yang masih hilang.

Inggris, China, Perancis & Kanada juga berjanji akan membantu upaya pencarian itu.

Pemimpin Boko Haram mengatakan kelompok itu berniat “menjual” para siswi tersebut. Boko Haram dinilai bersalah terhadap ribuan korban tewas sejak melancarkan pergolakan menentang pemerintah Nigeria tahun 2009, guna mendirikan negara berdasarkan hukum Islam di Nigeria Utara yang mayoritas dihuni warga Muslim.
XS
SM
MD
LG