Tautan-tautan Akses

Kelompok Anti Barang Palsu Kucilkan Alibaba


Logo Alibaba di Bursa Saham New York (Foto: dok).

Logo Alibaba di Bursa Saham New York (Foto: dok).

Kelompok anti barang palsu mencabut raksasa bisnis online Alibaba dari kelompoknya setelah anggota bisnis lainnya bereaksi karena menilai bisnis China itu merupakan pasar terbesar untuk barang palsu.

Dalam minggu-minggu terakhir, Gucci America, Michael Kors dan Tiffany keluar dari International Anti-Counterfeiting Coalition (IACC) karena kehadiran Alibaba di sana.

Hari Jumat (13/5), IACC mengakui adanya konflik kepentingan, dan mengaku fihaknya tidak melaporkan hubungan antara Alibaba dan direktur koalisi itu, Robert Barchiesi.

Sebelumnya, Associated Press melaporkan bahwa Barchiesi punya saham di Alibaba, punya hubungan dekat dengan eksekutif Alibaba, dan memanfaatkan anggota keluarganya untuk mengoperasikan koalisi itu.

Koalisi itu mengatakan, fihaknya merekrut sebuah perusahaan indenpenden untuk mengkaji kebijakannya.

Menurut Wall Street Journal, pasar China dari Alibaba memiliki omset 485 militar dolar pada tahun financial yang berakhir pada 31 Maret, lebih besar apabila dibandingkan dengan gabungan jumlah omset Amazon dan eBay.

Pengecam Alibaba mengatakan, bisnis online ini penuh dengan tawaran barang palsu yang merugikan perusahaan pemilik merek, merugikan konsumen yang tidak sadar membeli barang palsu, dan memenuhi kebutuhan industri pencucian uang yang mendukung sindikat kejahatan. [jm]

XS
SM
MD
LG