Tautan-tautan Akses

Kekurangan Vitamin D Terkait dengan Hipertensi


Sinar matahari yang mengandung vitamin D.

Sinar matahari yang mengandung vitamin D.

Supaya mendapat cukup vitamin D, para ahli menyarankan untuk berjemur di luar ruangan atau mengkonsumsi makanan yang tepat dan suplemen.

Orang-orang yang kekurangan "vitamin sinar matahari" atau vitamin D, memiliki risiko lebih besar untuk memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi, menurut sebuah studi baru. Peneliti studi tersebut mengatakan mengkonsumsi suplemen vitamin D setiap hari dapat mengurangi terjadinya tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor risiko sakit jantung dan diabetes.

Para peneliti, yang dipimpin oleh ahli nutrisi University of South Australia Elina Hyppönen, melakukan studi populasi untuk hampir 150.000 orang Eropa, untuk melihat dua varian genetik yang mencerminkan status Vitamin D.

Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan gen tertentu memiliki lebih banyak vitamin D dan risiko tekanan darah tinggi lebih rendah.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah faktor risiko untuk sakit jantung dan diabetes. Studi-studi telah menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D mungkin memainkan peran dalam pengembangan penyakit-penyakit autoimun, termasuk multiple sclerosis. Ini merupakan studi pertama yang secara kuat menunjukkan keterkaitan dengan hipertensi.

Hyppönen menyarankan agar orang-orang menghabiskan beberapa waktu di luar ruangan atau mengkonsumsi makanan-makanan bervitamin D untuk menghindari kekurangan vitamin ini.

Makanan-makanan tersebut antara lain salmon, ikan kembung, jamur, minyak hati ikan kod, tuna, sarden dan produk-produk susu, keju, yogurt dan telur.

Selain itu, menurut Hyppönen, tidak ada salahnya memakan suplemen vitamin D, antara 400 and 1.000 unit internasional setiap hari.

Studi terbaru ini dimuat dalam jurnal The Lancet Diabetes and Endocrinology.

XS
SM
MD
LG