Tautan-tautan Akses

AS

Kekeringan di California Bisa Pengaruhi Harga Pangan Dunia


California Selatan, tempat buah-buahan dan sayuran ditanam, mengalami kekeringan terhebat dalam sejarah, yang bisa mempengaruhi harga bahan pangan pada tahun 2014.

'Tampaknya tidak bagus'

Andy Domenigoni adalah petani generasi keempat di Riverside, California. Ia berkata ada tahun yang bagus dan yang buruk, dan tahun ini kelihatannya tidak bagus.

“Saya punya ladang yang ditanami hampir sebulan yang lalu dan masih belum ada yang tumbuh,” ungkap Domenigoni.

Ia mengatakan biasanya dibutuhkan waktu lima sampai tujuh hari untuk gandum bertunas, tapi tidak tahun ini. Ia menunjuk ladang coklat di belakangnya.

“Ladang ini ditanami dua minggu lalu dan masih kering. Benihnya tidak lembab sama sekali," katanya. "Tidak bisa bertunas. Kami harus menunggu hujan.”

Menunggu hujan

Domenigoni bukan satu-satunya yang menunggu hujan. Bagian barat AS juga kekeringan yang telah berlangsung lebih dari satu dekade, menurut ahli iklim Bill Patzert dari Laboratorium Propulsi Jet NASA.

“Peternak di Barat menjual hewan ternaknya," kata Patzert. "Petani di seluruh barat daya, dari Texas sampai Oregon, mengalami kekosongan ladang karena kekurangan air. Bagi petani dan peternak, ini adalah kekeringan yang sangat menyulitkan.”

Hal ini sangat menyulitkan mereka yang bergantung pada hujan, tapi Patzert mengatakan kekeringan ini sebenarnya hal yang biasa dalam sejarah Amerika Barat, dengan beberapa periode kekeringan yang bisa berlangsung sampai 50 tahun. Di California Selatan, kekeringan ini adalah yang terburuk dalam sejarah.

“Secara historis, yang tercatat selama 135 tahun, ini yang paling kering," ujar Patzert. "Sejak 1 Juli, kami hanya mendapatkan hujan satu inci. Pada bulan Januari, yang dalam sejarah merupakan bulan terbasah, tidak ada hujan yang turun sedikitpun. Saya tidak pernah menyaksikan hal seperti ini seumur hidup.”

Dampak Lebih Besar

Kekeringan seperti yang terjadi di California mempunyai dampak yang lebih besar daripada 50 tahun lalu karena pertumbuhan populasi dan ekonomi. Negara bagian ini adalah produsen makanan terbesar di Amerika Serikat bila dihitung dari uang yang dihasilkan.

“Dampak jangka pendek akan lebih besar daripada harga makanan," kata Milt McGiffen, seorang ahli tanaman di University of California. "Dampak jangka panjangnya adalah tidak akan ada banyak produksi dalam negeri. Ini bagian dari tren keseluruhan selama 50 tahun ke depan.”

Ia mengatakan dengan pertumbuhan populasi, jumlah air untuk masing-masing orang berkurang.

“Entah kita harus menemukan pemecahan masalah menggunakan teknologi atau cukup banyak orang akan meninggal, dan populasi akan hancur dan dengan sendirinya memecahkan masalah tersebut," kata McGiffen. "Jadi, itulah kenyataan pahit yang akan kita hadapi.”

Dan apa yang terjadi di California tidak hanya berpengaruh di Amerika Serikat.

”Di California, kita adalah lumbung Amerika Serikat, tapi kita juga mengekspor buah, sayuran dan bahkan ternak keluar negeri dalam jumlah yang sangat besar," kata Patzert. "Dan bila kekeringan hebat terjadi dan produksi menurun drastis, hal ini akan mempengaruhi seluruh dunia.”

Menurut PBB, harga makanan global pada tahun 2013 adalah yang tertinggi dalam sejarah. Ahli makanan di California tidak akan tahu seberapa besar kekeringan di bagian barat Amerika akan mempengaruhi harga makanan di tahun 2014 sampai akhir tahun. Bagi petani, para ahli setuju bahwa tidak ada solusi cepat untuk kebutuhan air mereka.
XS
SM
MD
LG