Tautan-tautan Akses

Kegiatan Amal Muslim Indonesia di AS

  • Sri Purwati

Komunitas muslim Indonesia berbuka bersama di kediaman Dubes RI di Washington DC (12/7). Selama bulan Ramadan kegiatan amal dan pengumpulan dana bantuan oleh komunitas muslim Indonesia juga semakin gencar.

Komunitas muslim Indonesia berbuka bersama di kediaman Dubes RI di Washington DC (12/7). Selama bulan Ramadan kegiatan amal dan pengumpulan dana bantuan oleh komunitas muslim Indonesia juga semakin gencar.

Ramadan di Amerika kali ini mengemukakan Kegiatan Amal oleh Muslim Indonesia yang bermukim di Amerika dalam bulan Ramadan.

Komunitas Muslim Amerika dalam bulan suci Ramadan ini melakukan kegiatan amal, dan pengumpulan dana untuk menolong orang-orang yang memerlukan bantuan atau kaum miskin. Walaupun kegiatan semacam ini juga dilakukan di luar bulan puasa sepanjang tahun, tapi dalam bulan Ramadan ini kegiatan itu semakin gencar.

Organisasi Muslim Indonesia di Amerika, juga melakukan kegiatan serupa, antara lain IMSA-- Indonesian Muslim Society in America, ICMI-- Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia dan IMAAM atau Indonesian Muslim Association In America.

Bapak Haji Duta Mardin Umar dari IMAAM, mengemukakan tentang kegiatan yang dilakukan organisasi dan Muslim Indonesia di Amerika dalam kegiatan amal.

“Kita Muslim Indonesia di Amerika, tidak lepas dari kegiatan amal ini. Ada beberapa organisasi Muslim Indonesia di Amerika, yang nation wide, itu IMSA- Indonesian Muslim Society In America, gencar mengumpulkan zakat fitrah, sedekah, untuk anak-anak miskin terutama di Indonesia; ada juga ICMI – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia dengan kegiatan baitul malnya mengumpulkan juga zakat fitrah, untuk disumbangkan ke tanah air. Dan khususnya di Washington DC, ada organisasi IMAAM – Indonesian Muslim Association In America melakukan kegiatan yang sama, dan secara khusus kita juga mengumpulkan dana untuk kerabat-kerabat kita yang sedang terkena musibah di Aceh," papar Dutamardin.

Berbagai cara dilakukan untuk kegiatan amal oleh Muslim Indonesia, baik secara organisasi, maupun perorangan.

Dutamardin menambahkan, “Kalau pribadi-pribadi ini hanya sekedar memotivasi, juga memanfaatkan keahlian mereka, kita sumbangkan keahlian ini dengan menjual makanan, dan sebagian keuntungan diserahkan untuk menyumbang bencana. Komunitas di daerah saya, di Dulles Area, usaha kita melakukan yang disebut Yard Sale, yaitu menjual barang-barang rumah tangga yang sudah tidak terpakai tapi masih layak jual kita jual, seluruh hasilnya untuk membantu korban bencana.
Pada saat taraweh, buka bersama, kita juga aktif mengajak masyarakat mengumpulkan dana.”

Bantuan dari Organisasi-organisasi Muslim Indonesia di Amerika dibagikan kepada kaum miskin, tuna wisma dan para korban bencana alam di Indonesia, dan Amerika.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG