Tautan-tautan Akses

Keengganan Trump untuk Menerima Hasil Pemilihan Belum Pernah Terjadi Sebelumnya


Kandidat Presiden AS, Donald Trump, tampak di monitor TV berada di ruang arsip media di kampurs Universitas Nevada. Las Vegas, Nevada (19/10). (foto: REUTERS/Jim Urquhart)

Kandidat Presiden AS, Donald Trump, tampak di monitor TV berada di ruang arsip media di kampurs Universitas Nevada. Las Vegas, Nevada (19/10). (foto: REUTERS/Jim Urquhart)

Argumen Donald Trump mengenai kecurangan pemilu Presiden bulan depan dan kemungkinan dirinya yang tidak akan menerima hasil pemilihan belum pernah terjadi dalam sejarah pemilihan di AS.

Analis politik Amerika mengatakan, argumen kandidat Republik Donald Trump bahwa pemilihan presiden bulan depan akan berlangsung curang, dan kemungkinan dia tidak akan menerima hasilnya kalau kalah, adalah sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah pemilihan Amerika.

Trump berdebat dengan kandidat Demokrat Hillary Clinton selama 90 menit Rabu malam, dan ketika ditanya apakah dia akan menerima hasil pemilihan 8 November, jawaban dari Trump mengagetkan: “Saya akan beritahu pada waktunya. Saya akan membuat Anda tetap bertanya-tanya, OK.”

Clinton menyebut komentarnya sebagai “mengerikan,” dan ditambakannya, “Setiap kali Donald menyaksikan keadaan tidak menguntungkan dirinya, dia mengklaim dirinya dicurangi.”

Dalam sejarah Amerika selama 240 tahun, kadang-kadang kemenangan pemilihan sangat tipis, dan dipertanyakan, karena kecurigaan dengan pemberian suara yang tidak beres atau penghitungan suara yang salah. Tetapi dalam setiap kasus, demikian dicatat oleh analis politik dan sejarawan, pertikaian bisa diselesaikan dan transfer kekuasaan secara damai tetap terselenggara. [jm]

XS
SM
MD
LG