Tautan-tautan Akses

Kecelakaan Kereta di Spanyol: Pihak Berwenang Ungkap Identitas Masinis


Mesin kereta api naas masih teronggok di sisi rel kereta api pasca kecelakaan di dekat kota Santiago de Compostela, Spanyol Utara (26/7).

Mesin kereta api naas masih teronggok di sisi rel kereta api pasca kecelakaan di dekat kota Santiago de Compostela, Spanyol Utara (26/7).

Para pejabat di Spanyol utara telah mengidentifikasi masinis kereta yang bergerak cepat sehingga keluar rel dan menewaskan puluhan orang di luar kota Santiago de Compostela.

Perusahaan kereta milik pemerintah, Renfe, mengatakan Francisco Jose Garzon (52 tahun) telah bekerja di perusahaan itu selama 30 tahun dan memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun mengemudikan kereta. Seorang hakim telah memerintahkan polisi menginterogasi Garzon, yang dirawat di rumah sakit karena cedera yang dialaminya.

Pihak berwenang mengatakan para penyidik kini telah memiliki kotak hitam yang berisi rekaman data kereta.

Laporan-laporan mengatakan, kereta itu diperkirakan melaju dengan kecepatan lebih dari dua kali batas maksimum 80 kilometer per jam ketika mengalami kecelakaan di sebuah tikungan rel di luar kota Santiago de Compostela.

Kepolisian Spanyol telah menurunkan jumlah korban dari 80 menjadi 78, dengan mengatakan angka itu kemungkinan berubah karena mereka masih melanjutkan pekerjaan mereka. Lebih dari 140 orang cedera dalam kecelakaan itu.

Lebih dari 80 orang masih dirawat di rumah sakit, dengan 32 di antara mereka, termasuk empat anak, dalam kondisi serius.

Pihak berwenang Spanyol telah melakukan dua penyelidikan atas kecelakaan itu – satu dilakukan oleh pihak kejaksaan dan lainnya oleh dinas pekerjaan umum.
XS
SM
MD
LG