Tautan-tautan Akses

Kebotakan Dini Terkait dengan Risiko Kanker Prostat


Penelitian difokuskan pada laki-laki Amerika keturunan Afrika karena mereka memiliki risiko lebih tinggi terhadap kanker prostat dibandingkan laki-laki lain pada umumnya (foto:dok)

Penelitian difokuskan pada laki-laki Amerika keturunan Afrika karena mereka memiliki risiko lebih tinggi terhadap kanker prostat dibandingkan laki-laki lain pada umumnya (foto:dok)

Penelitian baru menemukan keterkaitan antara kebotakan dini dengan kanker prostat, yang dihubungkan melalui jenis testosteron yang disebut Dihydrotestosterone.

Sepintas, tampaknya kanker prostat tidak berhubungan dengan kebotakan. Tapi peneliti University of Pennsylvania Charnita Zeigler-Johnson mengatakan keduanya dapat dihubungkan melalui sebuah produk testosteron yang disebut Dihydrotestosterone atau DHT.

"DHT adalah jenis testosteron yang tampaknya dikaitkan dengan pola kebotakan pada lelaki dan juga dihubungkan dengan munculnya kanker prostat dan perkembangan kanker prostat,” kata Zeigler-Johnson.

Sejumlah studi telah mengamati hubungan antara kebotakan dan kanker prostat, tapi Zeigler-Johnson mengatakan ini adalah yang pertama kali berfokus pada laki-laki keturunan Afrika, kelompok memiliki tingkat kematian kanker prostat dua setengah kali lebih tinggi dibanding laki-laki kulit putih di Amerika.

Dalam studi tersebut, Zeigler-Johnson dan koleganya menanyai sekitar 300 pasien kanker prostat dan sekitar 200 bukan penderita kanker prostat tentang sejarah kebotakan mereka. Mereka kemudian membandingkan jenis kebotakan dan usia ketika rambut para lelaki itu mulai menipis dengan sejarah kesehatan mereka.

"Di antara lelaki yang mulai botak pada usia 30, mereka lebih mungkin didiagnosia mengalami kanker prostat pada usia dini, yang berarti sebelum usia 60. Dan mereka lebih mungkin didiagnosa dengan stadium yang lebih tinggi, kanker yang lebih parah,” Zeigler-Johnson.

Mereka yang paling beresiko terkena kanker prostat yang parah adalah para lelaki yang mengalami kebotakan di bagian dahi, yang sering disebut penyusutan garis rambut. Tapi semua jenis kebotakan dikaitkan dengan peningkatan resiko.

Karena studi ini dilakukan pada kelompok khusus yang beresiko tinggi, lelaki Amerika keturunan Afrika, tidak jelas apakah kaitan antara kebotakan dan kanker prostat ini berlaku juga bagi kelompok lain.

Penelitian Charnita Zeigler-Johnson dan koleganya ini dimuat dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention.
XS
SM
MD
LG