Tautan-tautan Akses

Kaum Syiah Saudi akan Lanjutkan Peringatan Asyura Meski Ada Ancaman


Peta wilayah Qatif, Saudi Arabia.

Peta wilayah Qatif, Saudi Arabia.

Serangan hari Jumat di daerah Qatif Provinsi Saudi Timur itu adalah yang terbaru dalam serangkaian pemboman dan penembakan yang dikaitkan dengan kelompok ekstremis Sunni di Arab Saudi dalam setahun yang baru lalu.

Kaum Syiah Saudi hari Sabtu (17/10) bertekad akan melanjutkan peringatan Asyura, salah satu hari besar paling suci dalam kepercayaan mereka, bahkan setelah seorang pria bersenjata menewaskan lima orang dalam salah satu pertemuan mereka, dalam serangan yang diklaim oleh kelompok Negara Islam atau ISIS.

Serangan hari Jumat di daerah Qatif Provinsi Saudi Timur itu merupakan serangan terbaru dalam serangkaian pemboman dan penembakan yang dikaitkan dengan kelompok ekstremis Sunni di Arab Saudi dalam setahun yang baru lalu.

Juru bicara kementerian dalam negeri mengatakan seorang tersangka dengan senjata otomatis “mulai menembak secara acak” di tempat ibadah Syiah di wilayah Saihat, kota Qatif pada malam hari.

Lima warga Saudi, termasuk seorang perempuan, tewas dan sembilan lainnya terluka, ujarnya.

Polisi turun tangan dan melepaskan tembakan, menewaskan tersangka, kata juru bicara itu tanpa memberikan rincian tentang penyerang. Dia menambahkan bahwa penembakan itu sedang diselidiki.

Sebuah kelompok yang menamakan dirinya ISIS Provinsi Bahrain mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa salah satu tentaranya, Shughaa al-Dosari, menyerang sebuah tempat ibadah Syiah yang kafir dengan senjata otomatis di Saihat.

Kelompok itu memperingatkan, “orang kafir tidak akan aman di bumi Muhammad.”

Kebanyakan serangan-serangan sebelumnya di Arab Saudi yang didominasi Sunni itu menarget kaum minoritas Syiah yang sering mengeluh terpinggirkan. [lt]

XS
SM
MD
LG