Tautan-tautan Akses

Karyawan Mahkamah Kejahatan Perang Kamboja Kembali Bekerja


Suasana persidangan Ieng Sary di Mahkamah Kejahatan Perang Khmer Merah di Phnom Penh, Kamboja (Foto: dok). Para karyawan mahkamah ini dikabarkan telah setuju untuk mengakhiri aksi mogok mereka, Senin (18/3).

Suasana persidangan Ieng Sary di Mahkamah Kejahatan Perang Khmer Merah di Phnom Penh, Kamboja (Foto: dok). Para karyawan mahkamah ini dikabarkan telah setuju untuk mengakhiri aksi mogok mereka, Senin (18/3).

Mahkamah Kejahatan Perang Khmer Merah yang bermasalah di Kamboja mengatakan bahwa karyawan yang mogok telah setuju untuk kembali bekerja, Senin (18/3).

Karyawan Mahkamah Kejahatan Perang Khmer Merah di Kamboja dijanjikan akan menerima gaji bulan Desember mereka pekan ini.

Penerjemah dan penulis Kamboja memperingatkan bahwa para pekerja akan kembali meninggalkan pekerjaan mereka tanggal 1 April, apabila kontrak mereka tidak diperpanjang sebelum akhir bulan ini. Mereka mogok tanggal 4 Maret, setelah gaji mereka tidak dibayar sejak November.

PBB membayar gaji pegawai internasional, pemerintah Kamboja bertanggung jawab atas gaji pegawai warga Kamboja.

Sejak Mahkamah dibuka tahun 2006, pemerintah telah menyumbang kira-kira $ 15 juta uang tunai dan bantuan yang bukan-uang kepada Mahkamah, tetapi telah bergantung pada donor asing untuk menanggung sebagian besar biaya gaji.

Sebelumnya bulan ini, jurubicara pemerintah Ek Tha mengatakan bahwa para donor enggan membayar karena mereka juga mengalami masalah keuangan. Ia mengatakan pemerintah tetap bertekad untuk mendukung Mahkamah dan tetap mengatakan Mahkamah tidak akan gagal.
XS
SM
MD
LG