Tautan-tautan Akses

Karir Fesyen Gaultier Dipamerkan di Paris


Manekin menampilkan karya Jean Paul Gaultier di Pameran Jean Paul Gaultier di Grand Palais, Paris, 30 Maret 2015.

Manekin menampilkan karya Jean Paul Gaultier di Pameran Jean Paul Gaultier di Grand Palais, Paris, 30 Maret 2015.

Pameran pertama yang didedikasikan untuk Jean-Paul Gaultier dibuka pada hari Rabu (1/4) dan menampilkan karya avant-garde perancang Perancis tersebut termasuk inspirasi masa kecilnya.

Museum Grand Palais akan menampilkan lebih dari 300 karya, terdiri dari rancangan pakaian haute couture dan siap pakai antara tahun 1976 sampai hari ini, disertai dengan video dan foto-foto.

"The Fashion World of Jean-Paul Gaultier: From the Sidewalk to the Catwalk", akan berlangsung sampai 3 Agustus 2015 juga menampilkan manekin dengan wajah-wajah yang mengedipi orang-orang yang lewat.

Gaultier, yang merancang korset dan bra kerucut yang dikenakan Madonna untuk tur dunianya pada tahun 1990, mengatakan pameran tersebut bukan merupakan retrospeksi tapi merupakan karya sendiri.

Jean Paul Gaultier dalam sebuah konferensi pers sebelum kunjungan bagi pers ke pameran Jean Paul Gaultier di Grand Palais, 30 Maret 2015.

Jean Paul Gaultier dalam sebuah konferensi pers sebelum kunjungan bagi pers ke pameran Jean Paul Gaultier di Grand Palais, 30 Maret 2015.

"Saya mencoba menampilkan mereka berdasarkan tema, tema yang penting bagi saya seperti karya yang berkaitan dengan kulit, tato, tindik dan lainnya, androgenicity, perempuan yang kuat, perempuan yang seksi, korset, etnis," katanya dalam sebuah konferensi pers pada hari Senin (31/3).

Desain, sketsa, kostum panggung, kostum film, cuplikan film dan juga boneka beruang tuanya ikut dipajang, menggambarkan perjalanannya dari masa anak-anak yang kreatif sampai kemudian dikenal sebagai perancang busana kelas dunia.

"Saya beruntung nenek saya berbeda, ia punya korset luar biasa dan memberikan saran-saran yang bagus bagi kliennya... Saya ada di sana dan menyaksikan itu, ketika saya berusia kira-kira 9 atau 10 tahun," ujarnya.

Pameran itu telah dipertunjukkan di lokasi lain, seperti New York dan Melbourne, tapi untuk pertama kalinya singgah di ibukota fesyen, Paris, tempat Gaultier menampilkan desainnya di pagelaran busana.

The artwork "De la rue aux etoiles, Jean Paul Gaultier, 2014" by artists Pierre et Gilles is seen during the press visit of the Jean Paul Gaultier Exhibition at the Grand Palais, March 30, 2015.

The artwork "De la rue aux etoiles, Jean Paul Gaultier, 2014" by artists Pierre et Gilles is seen during the press visit of the Jean Paul Gaultier Exhibition at the Grand Palais, March 30, 2015.

"Rasanya seperti kembali ke 'anak nakal' di Paris," kata Thierry-Maxime Loriot, kurator Montreal Museum of Fine Arts tempat pameran itu pertama berlangsung pada tahun 2011, dan menambahkan pameran tersebut punya pesan sosial.

"Anda bisa melihatnya di pameran lewat manekin, yang menyuarakan dan merefleksikan dunianya, tapi juga dengan jenis kulit yang berbeda-beda dan bentuk tubuh yang berbeda-beda di seluruh pameran tersebut."

Gaultier mengumumkan pada bulan September bahwa ia berhenti merancang pakaian siap pakai dan hanya fokus pada adibusana atau haute couture, kolaborasi dalam industri dan parfum.

XS
SM
MD
LG