Tautan-tautan Akses

Baru Belasan Diselamatkan dari Kapal Karam di Sungai Yangtze, China


Seorang perempuan berusia 65 tahun (tengah), diselamatkan oleh para penyelam dari kapal Dongfangzhixing (Eastern Star) yang tenggelam di sungai Yangtze di Jianli, propinsi Hubei, China tengah (2/6).

Seorang perempuan berusia 65 tahun (tengah), diselamatkan oleh para penyelam dari kapal Dongfangzhixing (Eastern Star) yang tenggelam di sungai Yangtze di Jianli, propinsi Hubei, China tengah (2/6).

Kantor berita Xinhua melaporkan baru 15 orang yang telah berhasil diselamatkan dari kapal Dongfangzhixing (Eastern Star) yang naas tersebut.. Regu penyelamat berjuang melawan derasnya arus air dan cuaca buruk, termasuk angin kencang dan hujan, yang mempengaruhi upaya mereka baik dari atas maupun dari dalam air sungai.

Sejauh ini baru tiga jenazah yang telah ditemukan dari dasar sungai di wilayah Yueyang propinsi Hunan, sekitar 50 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal tersebut. Demikian laporan yang dikutip dari People's Daily.

Banyak penumpang yang sebagian besar terdiri dari para wisatawan manula China, diperkirakan terperangkap di dalam kapal Eastern Star tersebut.

Tim penyelamat melakukan pencarian korban kapal tenggelam di wilayah Jianli, Sungai Yangtze, propinsi Hubei, China, 2 Juni 2015.

Tim penyelamat melakukan pencarian korban kapal tenggelam di wilayah Jianli, Sungai Yangtze, propinsi Hubei, China, 2 Juni 2015.

Kamera media CCTV menampilkan gambar-gambar saat petugas mengetuk-ketuk lambung kapal yang menyembul ke permukaan air. Para penyiar melaporkan bahwa mereka mendengar bunyi ketukan dari dalam, sebagai tangapan dari upaya mereka untuk menemukan orang-orang yang diperkirakan masih hidup dan terjebak di dalam sungai.

Seorang perempuan berusia 65 tahun, akhirnya dapat diselamatkan, Selasa siang, setelah diangkat dari reruntuhan kapal tersebut dan dibantu regu penyelamat untuk mengangkatnya dari dalam sungai.

Media setempat mengabarkan bahwa perempuan tersebut berada dalam kondisi stabil. Penyintas lainnya berhasil diselamatkan tidak lama kemudian dan menurut keterangan media setempat, regu penyelamat tengah berupaya menyelamatkan lima orang penumpang lainnya yang ditemukan berada bawah reruntuhan kapal tersebut.

Media People's Daily melaporkan lebih dari 1.000 tentara dan 48 kapal dilibatkan dalam operasi penyelamatan ini. Penyebab kecelakaan kapal ini masih belum diketahui.

​Kapten dan teknisi kapal ada di antara mereka yang pertama kali berupaya menyelamatkan diri dari musibah ini. Pihak berwenang menahan keduanya untuk mengetahui apa penyebab kecelakaan kapal tersebut.

Media lokal China menuding cuaca buruk sebagai penyebab musibah tenggelamnya kapal Eastern Star yang tengah melakukan perjalanan dari Nanjing ke Chongqing tersebut. Kantor berita Xinhua melaporkan baik kapten maupun kepala teknisi kapal itu mengatakan kapal mereka tiba-tiba dihantam tornado dan terbalik dengan cepat.

Media tersebut juga melaporkan bahwa kapal Eastern Star milik Perusahaan Chongqing Oriental Ferry, sebuah perusahaan milik negara yang sedang menghadapi hutang yang menumpuk ini, telah beroperasi selama 20 tahun.

Menurut laporan penyiar kantor berita CCTV, perusahaan tersebut memberikan layanan wisata di wilayah bendungan Three Gorges. Ditambahkan juga bahwa kapal tersebut dapat menampung sekitar 534 penumpang. ​

Keluarga penumpang kapal yang tenggelam di Sungai Yangtze, propinsi Hubei, menangis di kantor Xiehe Travel, Shanghai, China, 2 Juni 2015.

Keluarga penumpang kapal yang tenggelam di Sungai Yangtze, propinsi Hubei, menangis di kantor Xiehe Travel, Shanghai, China, 2 Juni 2015.

Pemerintah China segera bergerak untuk memberikan bantuan pencarian korban musibah kapal tersebut.

PM Li Keqiang, menurut Xinhua, secara langsung meninjau upaya penyelamatan korban dan tiba di lokasi Selasa pagi bersama tim dari Pemerintah Pusat.

Media tersebut juga mengatakan bahwa President Xi Jinping telah memerintahkan upaya maksimal untuk menyelamatkan para korban yang ksebagian besar berusia antara 50 hingga 80 tahun.

Sebagian informasi dalam artikel ini diambil dari Reuters and AP.

XS
SM
MD
LG