Tautan-tautan Akses

Kanselir Merkel Perjuangkan Kekuasaan Mayoritas dalam Pemilu


Kanselir Jerman dan pemimpin Serikat Kristen Demokrat (CDU) yang konservatif, Angela Merkel, dalam kampanye pemilihan umum di Berlin (21/9).

Kanselir Jerman dan pemimpin Serikat Kristen Demokrat (CDU) yang konservatif, Angela Merkel, dalam kampanye pemilihan umum di Berlin (21/9).

Jajak pendapat menunjukkan Partai Kristen Demokrat Merkel yang konservatif tidak akan mampu meraih mayoritas mutlak.

Jerman menyelenggarakan pemilihan parlemen Minggu (22/9), dan Kanselir Angela Merkel tampaknya akan memenangkan masa jabatan untuk ketiga kalinya.

Merkel berkampanye Sabtu dalam sebuah usaha terakhir meraih dukungan pemilih. Tetapi ini merupakan perjuangan berat untuk koalisi tengah kanan yang dipimpinnya dan mempertahankan mayoritas atas oposisi kiri.

Jajak pendapat menunjukkan Serikat Kristen Demokrat (CDU) Merkel yang konservatif tidak akan mampu meraih mayoritas mutlak, sementara mitra koalisinya, Demokrat Bebas, tampaknya akan kehilangan kursi.

Seandainya itu terjadi, Kanselir Merkel kemungkinan harus bersekutu dengan pesaing utamanya dari sayap kiri, Demokrat Sosial, dan membentuk sebuah koalisi sayap kanan dan kiri. Tetapi seandainya Demokrat Sosial berhasil memenangkan banyak kursi, mereka berpeluang membentuk koalisi dengan Partai Hijau dan memaksa Angela Merkel untuk meletakkan jabatan.

Banyak kalangan mengamati secara cermat pemilihan ini. Di Yunani, Jerman di bawah pimpinan Angela Merkel tidak disukai, karena memaksakan langkah penghematan terhadap negara mereka.

Kandidat kanselir dari kelompok Demokrat Sosial, Peer Steinbrueck mengecam Merkel karena menghambat pertumbuhan di Zona Euro sebelah selatan itu dengan menuntut pemotongan belanja oleh negara-negara di sana.
XS
SM
MD
LG