Tautan-tautan Akses

Kandungan Asam Ursalik Kulit Apel Bisa Cegah Pelemahan Otot


Seorang pekerja mengawasi pengepakan buah apel di Ridgeking Apple Packing, Michigan (7/6)
Seorang pekerja mengawasi pengepakan buah apel di Ridgeking Apple Packing, Michigan (7/6)

Ada ungkapan umum di Amerika,” sebutir apel sehari mencegah pergi ke dokter.” Buah apel adalah makanan menyehatkan. Tetapi ada bukti baru zat kimia yang terdapat pada kulit apel bisa mencegah pelemahan otot.

Seorang peneliti, Dr. Chris Adam dari universitas Iowa dan rekannya menambahkan zat kimia yang disebut asam ursalik itu pada makanan tikus. Ia mengatakan, “Kami menemukan tikus tersebut memiliki otot yang lebih besar. Otot mereka tumbuh dan lebih kuat. Tetapi yang lebih menarik adalah walaupun ototnya membesar, tikus tersebut beratnya tetap.”

Yang ingin diteliti Adam adalah apa efek asam ursalik terhadap otot-otot yang mengerdil, yang juga disebut Atrofi otot yang terjadi akibat kelaparan dan berbagai penyakit serius termasuk kanker, diabetes dan AIDS. Meskipun atrofi otot adalah penyakit yang umum, namun belum ditemukan obatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan obat tersebut.

Dalam tahap lain percobaan itu, makanan tikus dikurangi sehingga mengalami atrofi otot, lalu sebagian diberikan asam ursalik.

Adam mengatakan timnya belum menyelidiki apakah asam ursalik akan mencegah pengerdilan otot dan menekankan percobaan terhadap tikus tersebut mungkin tak berlaku bagi manusia.

Tapi ada alasan hal itu mungkin terjadi. Asam ursalik yang terdapat pada kulit buah pir, berry dan juga apel juga ditemukan pada tumbuhan yang digunakan dukun di Asia dan Amerika Selatan untuk mengobati diabetes. Dalam penelitian itu, peneliti menyuntik tikus dengan asam ursalik yang berdampak menurunkan gula darah mereka, gula darah adalah petunjuk penting untuk mendeteksi diabetes.

Chris Adams dan rekan-rekannya di Universitas dan RS Veteran Iowa menerbitkan penemuan ini dalam jurnal ”Cell Metabolism."

XS
SM
MD
LG