Tautan-tautan Akses

Kandidat Presiden Guinea Siap untuk Pemilu Putaran Kedua


Pemerintah militer sementara menunjuk Jenderal Siaka Toumany Sangare dari Mali untuk mengabil alih jabatan Presiden Guinea.

Pemerintah militer sementara menunjuk Jenderal Siaka Toumany Sangare dari Mali untuk mengabil alih jabatan Presiden Guinea.

Masalah logistik dan kekerasan telah dua kali menunda putaran kedua pemilu presiden multi-partai pertama di Guinea.

Dua kandidat presiden Guinea mengatakan, mereka bersedia berpartisipasi dalam pemilu putaran kedua yang dijadwalkan berlangsung hari Minggu, menyusul penggantian ketua komisi pemilu.

Pemerintah militer sementara menunjuk Jenderal Siaka Toumany Sangare dari Mali untuk mengabil alih jabatan itu Selasa malam. Sangare mengatakan kepada VOA, ia tidak akan tahu hingga hari Kamis apakah pemilu presiden putaran kedua pada hari Minggu itu akan dilangsungkan sesuai jadwal.

Ia mengatakan, ia hanya akan memberikan jawaban setelah bertemu dengan semua anggota komisi pemilu. Warga Guinea, Insinyur Lansana Kourouma mengemukakan para pemilih merasa senang dengan penunjukan Jenderal Sangare, yang adalah spesialis pemilu dari Organisasi Internasional Negara-negara berbahasa Prancis.

Menurutnya, Jenderal dari Mali itu bagus untuk situasi yang sekarang sedang berlangsung di Guinea. Sementara itu, kandidat Cellou Dalein Diallo telah mengancam akan memboikot pemilu putaran kedua itu kecuali jika ketua komisi sebelumnya, Lounceny Camara, dipecat. Diallo menuduh Camara mendukung saingannya, pemimpin oposisi Alpha Conde.

Masalah logistik, kekerasan jalanan, dan kematian seorang komisaris pemilu telah dua kali menunda putaran kedua pemilu presiden multi-partai pertama Guinea dalam lebih dari 50 tahun.

XS
SM
MD
LG