Tautan-tautan Akses

Kandidat Oposisi Konservatif Jadi Presiden Perempuan Kroasia Pertama


Kolinda Grabar-Kitarovic merayakan kemenangannya dalam pemilihan presiden di Zagreb, Kroasia (11/1). (AP/Darko Bandic)

Kolinda Grabar-Kitarovic merayakan kemenangannya dalam pemilihan presiden di Zagreb, Kroasia (11/1). (AP/Darko Bandic)

Grabar-Kitarovic, mantan menteri luar negeri dan duta besar Kroasia untuk AS, berjanji akan memperkuat ekonomi Kroasia, salah satu ekonomi yang paling lambat di Uni Eropa.

Kandidat dari kelompok oposisi yang konservatif di Kroasia, Kolinda Grabar-Kitarovic, menang dalam pemilihan presiden babak kedua Minggu dengan selisih suara sangat tipis. Ia akan menjadi perempuan pertama yang menjadi presiden negara itu.

Setelah hampir semua suara dihitung, komisi pemilu Kroasia menyatakan Grabar-Kitarovic memperoleh 50,4 persen suara, sedangkan presiden Ivo Josipic meraih 49,6 persen.

Grabar-Kitarovic adalah mantan menteri luar negeri dan pernah menjabat duta besar Kroasia untuk Amerika Serikat. Dia berjanji akan memperkuat ekonomi Kroasia, salah satu ekonomi yang paling lambat di Uni Eropa.

Tingkat pengangguran di Kroasia kira-kira 20 persen dan resesi kini memasuki tahun ke-6.

Jabatan presiden Kroasia lebih bersifat seremonial, tetapi presiden memiliki kekuasaan untuk mempengaruhi kebijakan luar negeri dan pertahanan.

XS
SM
MD
LG