Tautan-tautan Akses

Kandidat Capres Partai Republik Bentrok Soal Kebijakan Luar Negeri

  • Jim Malone

Kandidat Caprea AS dari Partai Republik Donald Trump (kiri) dan rivalnya Senator Ted Cruz saat debat kandidat Capres di North Charleston Coliseum (14/1).

Kandidat Caprea AS dari Partai Republik Donald Trump (kiri) dan rivalnya Senator Ted Cruz saat debat kandidat Capres di North Charleston Coliseum (14/1).

Para bakal calon dari Partai Republik berdebat mengenai kebijakan luar negeri dan isu-isu ekonomi dalam debat keenam mereka, Kamis malam, yang berlangsung di South Carolina.

Debat itu berlangsung kurang dari tiga pekan sebelum suara pertama diberikan dalam kampanye pemilu presiden Amerika Serikat.Koresponden nasional VOA melaporkan.

Jumlah bakal calon presiden yang terlibat pada debat di South Carolina ini lebih sedikit.Dalam debat yang disiarkan langsung oleh jaringan televisi Fox Business ini, para peserta saling menyerang saingan mereka.

Mantan gubernur Florida Jeb Bush mempertanyakan usulan bakal calon paling unggul, Donald Trump, untuk melarang Muslim yang bukan warga Amerika memasuki Amerika Serikat.

"Saya harap Anda mempertimbangkan kembali gagasan ini karena kebijakan ini adalah kebijakan yang tidak akan memungkinkan kita membangun koalisi yang diperlukan untuk mengalahkan ISIS," kata Jeb Bush.

"Saya menginginkan keamanan bagi negara ini.Seperti kita ketahui, kita memiliki masalah serius dengan Islam radikal. Kita punya masalah yang luar biasa besar.Bukan hanya masalah di Amerika Serikat, tapi di berbagai penjuru dunia," timpal Trump.

Senator Texas Ted Cruz juga bentrok dengan Trump yang mempersoalkan bahwa kelahiran Cruz di Kanada akan membuatnya tidak memenuhi syarat menjadi presiden.

"Saya tahu bahwa Donald kecewa dengan hasil jajak pendapat di Iowa yang menunjukkan dukungan yang menurun terhadapnya.Tapi fakta dan undang-undang di Amerika sangat jelas.Berdasarkan undang-undang Amerika yang sudah lama berlaku, anak warga Amerika Serikat yang dilahirkan di luar negeri secara otomatis adalah warga Amerika," kata Ted Cruz.

"Saya sudah tahu bahwa Partai Demokrat akan mengajukan gugatan hukum.Anda akan menghadapi gugatan hukum besar sewaktu Anda mencalonkan diri. Dan jika Anda menjadi calon Partai Republik, siapa yang yakin Anda akan bisa memegang jabatan presiden," balas Trump.

Senator Florida Marco Rubio dan Gubernur New Jersey Chris Christie berdebat mengenai siapa di antara mereka yang lebih konservatif. "Saya suka Chris Christie, tapi kita tidak bisa memiliki Presiden Amerika Serikat yang mendukung program pendidikan Common Core.Kita tidak bisa memiliki Presiden. Amerika Serikat yang mendukung pengawasan senjata," katanya.

"Saya juga suka Marco dan dua tahun lalu ia menyebut saya reformis konservatif yang dibutuhkan New Jersey.Ia mengatakan itu sebelum ia bersaing dengan saya," jelas Christie.

Sebagai sebuah kelompok, para bakal calon mengecam kebijakan luar negeri Presiden Obama.Christie dan Rubio menyampaikan peringatan bahwa bakal calon unggulan Partai Demokrat Hillary Clinton akan melanjutkan kebijakan itu.

"Kita tidak boleh memberi Hillary Clinton masa jabatan ketiga kepemimpinan Obama.Saya tidak akan melakukan itu jika saya menjadi pilihan Partai Republik," lanjut Christie.

Rubio mengatakan, "Hillary Clinton akan merupakan bencana.Ia tidak memenuhi syarat menjadi Presiden Amerika Serikat."

Para bakal calon presiden Partai Republik kini kembali berkampanye di Iowa dan New Hampshire yang akan terlebih dahulu melakukan pemungutan suara. Kaukus di Iowa akan berlangsung 1 Februari. [ab/lt]

XS
SM
MD
LG