Tautan-tautan Akses

Kandidat Capres AS Banjiri Pemirsa dengan Iklan Politik Baru

  • Cindy Saine

Kandidat capres AS Bernie Sanders, saat berkampanye di Music Man Square, 27 Januari 2016, di Mason City, Iowa.

Kandidat capres AS Bernie Sanders, saat berkampanye di Music Man Square, 27 Januari 2016, di Mason City, Iowa.

Beberapa hari sebelum warga Amerika mulai memilih kandidat presiden 2016, para kandidat dari kedua partai politik utama membanjiri pemirsa dengan iklan politik baru. Salah satu iklan telah ditonton lebih dari dua juta kali di YouTube.

Iklan kandidat calon presiden Partai Demokrat Bernie Sanders baru-baru ini adalah salah satu iklan yang paling sering dibicarakan orang. Baik pendukung maupun pengecam senator dari Vermont berusia 74 tahun ini sama-sama sepakat bahwa iklannya adalah yang paling efektif yang pernah mereka saksikan selama ini.

Beberapa pakar mengatakan video itu memicu rasa emosional penonton karena menghadirkan gambar-gambar nostalgia petani Iowa dan irama yang harmonis dan berkesan dari lagu terkenal Simon & Garfunkel yang berjudul “America”.

Sementara kandidat calon presiden Partai Republik Jeb Bush mencoba pendekatan berbeda, yaitu dengan bantuan ibunya yang terkenal, mantan ibu negara Barbara Bush. Meskipun memuji putranya, Barbara Bush juga secara implisit menyerang kandidat unggulan yang terlalu percaya diri, Donald Trump.

“Ketimbang bicara soal seberapa populer dirinya atau seberapa besar prestasinya, Jeb justru ber juang karena melihat ada kebutuhan sangat besar dan belum ditanggapi oleh siapa pun," kata Barbara.

Trump dengan cepat menanggapi iklan itu lewat Twitter dengan mempertanyakan mengapa Jeb Bush sampai harus minta bantuan pada ibunya. Trump menulis “Baru saja saya nonton iklan Jeb di mana ia kehabisan akal dan terpaksa minta bantuan ibunya. Jeb, ibumu tidak bisa membantu menyelesaikan ISIS, China atau Putin."

Namun, sehari kemudian, tak urung Trump yang jadi sasaran lawakan.

Show hiburan malam minggu televisi Amerika “Saturday Night Live” membuat parodi seputar dukungan mantan gubernur Alaska Sarah Palin untuk Trump. Tina Fey memerankan Sarah Palin, sementara Darrel Hammond memerankan Donald Trump.

Sementara para kandidat presiden bertarung menjelang kaukus Iowa hari Selasa (01/02), paling tidak pemilih Amerika tidak bisa mengatakan bahwa kampanye kali ini membosankan, dan mereka sangat menikmati dagelan-dagelan yang muncul dalam arena perpolitikan Amerika yang seru ini. [em/jm]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG