Tautan-tautan Akses

Kanada Selidiki Tersangka Pelaku Penembakan


Polisi dan tentara Kanada mengamankan gedung parlemen di Ottawa pasca penembakan hari Rabu (22/10).

Polisi dan tentara Kanada mengamankan gedung parlemen di Ottawa pasca penembakan hari Rabu (22/10).

Kanada menyidik Michael Zehaf-Bibeau sebagai kemungkinan tersangka dalam penembakan di sekitar gedung parlemen hari Rabu (22/10).

Pihak berwenang Amerika mengatakan Kanada sedang menyidik Michael Zehaf-Bibeau sebagai kemungkinan tersangka dalam penembakan di dan sekitar gedung parlemen Kanada hari Rabu (22/10).

Dua pejabat Amerika mengatakan Amerika diberitahu salah satu penembak adalah warga Quebec, Kanada, yang baru pindah agama ke Islam.

Rabu siang, belasan tembakan meletus di gedung parlemen Kanada di Ottawa setelah seorang laki-laki bersenjata menembak mati seorang tentara yang bertugas menjaga Tugu Perang Nasional di dekatnya.

Polisi mengatakan seorang laki-laki bersenjata ditembak mati di dalam gedung utama parlemen. Tetapi polisi kemudian mengatakan dua hingga tiga orang bersenjata diyakini terlibat dalam insiden itu dan masih dicari.

Jurubicara Perdana Menteri Stephen Harper mengatakan Harper sudah meninggalkan lokasi penembakan itu dan “selamat.”

Di Washington, jurubicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan Amerika telah menawarkan bantuan sambil menunggu lebih banyak informasi tentang serangan itu. Earnest mengatakan Presiden Barack Obama berbicara dengan PM Harper mengenai insiden tersebut.

Kanada minggu ini menaikkan level ancaman terorisme dari rendah menjadi menengah menyusul tersadapnya informasi umum dari kelompok radikal seperti ISIS dan al-Qaida, meskipun tidak ada ancaman spesifik. Walikota Ottawa Jim Watson mengatakan penyebab serangan hari Rabu itu “belum sepenuhnya diketahui.”

XS
SM
MD
LG