Tautan-tautan Akses

AS

Kampanye di Nevada, Clinton Serukan Reformasi Imigrasi


Mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton (kanan) berdiskusi mengenai isu imigrasi dengan murid-murid SMU di Las Vegas, Nevada sebagai bagian dari kampanye capres (5/5).

Mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton (kanan) berdiskusi mengenai isu imigrasi dengan murid-murid SMU di Las Vegas, Nevada sebagai bagian dari kampanye capres (5/5).

Clinton yang seorang Demokrat berharap menarik perhatian aktivis imigrasi dan orang-orang Hispanik, blok pemilih yang diinginkan kedua partai menjelang pemilu 2016.

Kandidat calon presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton mengatakan Amerika harus memperbaiki sistem imigrasi yang tidak berfungsi dan setiap undang-undang harus menyertakan jalan bagi "kewarganegaraan penuh dan setara" bagi penduduk gelap di Amerika.

Pada persinggahan kampanyenya hari Selasa (5/5) di sebuah SMU di Nevada, Clinton merujuk pada calon pesaingnya dari Partai Republik dengan mengatakan tidak seorangpun dari Partai Republik "yang secara jelas dan konsisten" mendukung jalan untuk mendapatkan kewarganegaraan.

Dengan makin banyaknya calon Partai Republik yang menentang UU yang mengarah pada kewarganegaraan bagi sebagian atau sekitar 12 juta orang ilegal, Clinton yang seorang Demokrat berharap menarik perhatian aktivis imigrasi dan orang-orang Hispanik, blok pemilih yang diinginkan kedua partai menjelang pemilu 2016.

Tapi para analis mengatakan untuk meyakinkan pemilih, Clinton perlu memperjelas lagi bagaimana ia akan mengubah sistem itu jika nanti terpilih.

"Para pemilih yang peduli mengenai hal ini menginginkan rinciannya," kata Darrell M.West, wakil presiden dan direktur studi pemerintahan dari Brooking Institution. Dan untuk memenangkan pemilih Hispanik, para kandidat harus mendukung sepenuhnya reformasi imigrasi, ujarnya.

Nevada tidak memiliki populasi imigran gelap terbesar di Amerika, bahkan tidak termasuk dalam 10 negara bagian teratas. Tapi menurut studi Pew Hispanic Center, Nevada mempunyai pekerja gelap terbanyak pada tahun 2008, dengan 12 persen tenaga kerjanya bekerja tanpa dokumen resmi atau dua kali lipat lebih besar dari tingkat nasional 5,4 persen dan melampaui pusat imigran seperti California, Arizona dan Florida.

Nevada juga negara bagian yang belum menentukan kecenderungan sikap kepada partai mana. Kedua partai ingin menarik para pemilih Nevada.

Partai Republik belum berhasil memikat warga Hispanik dalam pemilu sebelumnya. Tapi West mengatakan jika seorang kandidat dari Partai Republik mengambil sikap tegas pro imigrasi, "itu bisa menjadi strategi yang sukses", membuat kandidat lainnya mencari suara lainnya.

XS
SM
MD
LG