Tautan-tautan Akses

Kampanye Anti-Korupsi Anna Hazare Dinilai Perkuat Demokrasi India

  • Anjana Pasricha

Aktivis Anna Hazare dengan latar belakang gambar Mahatma Gandhi di New Delhi. Gerakan anti-korupsi damai yang dipimpin Anna Hazare mendapatkan simpati dari rakyat semua kalangan dan kelompok usia di India.

Aktivis Anna Hazare dengan latar belakang gambar Mahatma Gandhi di New Delhi. Gerakan anti-korupsi damai yang dipimpin Anna Hazare mendapatkan simpati dari rakyat semua kalangan dan kelompok usia di India.

Media dalam negeri secara luas memuji gerakan anti-korupsi damai yang dipimpin aktivis Anna Hazare itu sebagai 'kemenangan rakyat'.

Di India, gerakan masyarakat madani yang memaksa parlemen mendukung tuntutan aktivis Anna Hazare bagi UU anti korupsi yang lebih keras, dipandang sebagai kekuatan baru dalam politik India.

Ketika aktivis Anna Hazare, hari Minggu mengakhiri mogok makannya selama 12 hari di New Delhi, ia mengakui bahwa dukungan ribuan orang di pelosok negara itu-lah yang membuat kampanyenya bagi UU anti korupsi yang kuat, sukses.

Hazare mengatakan kepada khalayak yang gembira bahwa “parlemen rakyat” ternyata lebih besar dari pada parlemen di New Delhi, dan itu sebabnya mengapa pemerintah memutuskan memenuhi tuntutan mereka.

Media dalam negeri juga secara luas memuji gerakan itu sebagai “kemenangan rakyat”. Gerakan damai yang dipimpin Hazare itu diikuti oleh semua kalangan usia. Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade kelas menengah diperkotaan tampil secara spontan di jalan-jalan dalam jumlah sangat besar berkaitan dengan masalah politik.

Setelah berhari-hari berkeras parlemen tidak akan tunduk pada tekanan dari aktivis sosial selagi merancang UU, pemerintah akhirnya menyerah dan mengatakan akan mendukung dimasukkannya tuntutan utama Hazare dalam RUU anti korupsi yang akan diajukan parlemen. Para aktivis sosial berharap ini akan memastikan adanya hukum yang lebih keras daripada versi lebih lunak yang diajukan pemerintah.

Analis politik independen Prem Shankar Jha di New Delhi mengatakan suksesnya gerakan anti korupsi menandai titik balik dalam demokrasi India. Kalangan politik menurut para analis terkejut oleh kuatnya gerakan itu dan tampaknya menangkap pesan itu.

Pimpinan Partai Bharatiya Janata, Arun Jaitley mengatakan kepada parlemen bahwa suara rakyat harus didengar ketika menyusun rancangan peraturan.

Dalam masyarakat maju dan masyarakat yang matang, akan ada peran masyarakat madani. Masyarakat madani merupakan kenyataan yang kuat, akan terus ada. Sebagian dari mereka mungkin mengambil sikap yang tampak sedikit berlebihan, mungkin tidak bisa dilaksanakan, namun kita harus menyadari bahwa peran mereka adalah sebagai pelaku kampanye, pembawa bendera, pejuang terdepan dalam menghadapi berbagai isu.

Gerakan Hazare dan penggunaan mogok makan untuk mencapai tujuannya, juga ada pengecamnya. Sebagian mengatakan gerakan itu bisa menjadi contoh yang berbahaya, yang lainnya mengatakan Hazare menggunakan cara-cara yang tidak demokratis untuk memaksakan pandangannya kepada parlemen.

Hazare telah mengumumkan fokusnya mengenai reformasi sistim politik akan terus berlangsung. Di negara dimana sejumlah anggota parlemen menghadapi tuduhan kejahatan, Hazare ingin memastikan orang-orang yang bersih akan terpilih sebagai anggota parlemen dan DPRD. Ia mengatakan rakyat harus diberi kesempatan untuk menarik anggota parlemen yang tidak memenuhi standard.

Analis politik mengatakan protes-protes baru-baru ini menunjukkan kalangan politik tidak memahami keprihatinan rakyat mengenai korupsi yang telah berakar dalam. Mereka mengatakan keberhasilan protes itu akan memaksa pejabat-pejabat untuk lebih memperhatikan pendapat umum.

XS
SM
MD
LG