Tautan-tautan Akses

Kamp Tentara India di Kahsmir Diserang Militan, 4 Tewas


Polisi India berpatroli di Srinagar, wilayah Kashmir yang dikuasai oleh India, 19 Oktober 2015 (Foto: dok).

Polisi India berpatroli di Srinagar, wilayah Kashmir yang dikuasai oleh India, 19 Oktober 2015 (Foto: dok).

Kepemilikan Kashmir telah menjadi sengketa antara India dan Pakistan selama 70 tahun, sejak kemerdekaan kedua negara dari Inggris. Kedua negara mengklaim seluruh Kashmir, tetapi masing-masing hanya menguasai sebagian dari Kashmir.

Para pejabat angkatan darat dan kepolisian India mengatakan tiga orang militan bersenjata dan sedikitnya satu orang lainnya tewas dalam serangan terhadap satu kamp tentara di wilayah India di Kashmir hari Rabu (25/11).

Para pejabat mengatakan militan menggunakan senjata api dan granat dalam serangan mereka yang terjadi dekat perbatasan yang dikawal dengan kuat antara daerah India dan Pakistan.

Seorang perwira tinggi mengatakan ketiga militan dan seorang sipil tewas dalam pertempuran enam jam yang terjadi setelah serangan awal.

Satu orang tentara India dilaporkan luka-luka.

Kashmir adalah pangkalan beberapa kelompok pemberontak, yang memerangi pasukan India yang ditempatkan di daerah itu, dan memperjuangkan kemerdekaan atau bergabung dengan Pakistan.

Kepemilikan Kashmir telah disengketakan antara India dan Pakistan selama 70 tahun, sejak kemerdekaan kedua negara dari Inggris. Kedua negara mengklaim seluruh Kashmir, tetapi masing-masing hanya menguasai sebagian dari Kashmir. Daerah itu telah menimbulkan dua dari tiga kali perang antara kedua negara bertetangga yang bersenjata nuklir itu.

India mengatakan Pakistan mendorong terorisme dengan membiarkan para penyerang teroris berjalan kaki dengan bebas dalam wilayahnya. Bulan lalu, India memberi jawaban yang tegas untuk usul perdamaian dari Pakistan pada Majelis Umum PBB tahunan: Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj mengatakan kepada Pakistan agar “menghentikan terorisme.”

Swaraj mengemukakan bahwa serangan lintas perbatasan baru-baru ini di Kashmir dimaksudkan untuk menggoyahkan India.​ [gp]

XS
SM
MD
LG