Tautan-tautan Akses

Kamboja Deportasi 39 Orang ke China, Termasuk 25 Warga Taiwan


PM Kamboja Hun Sen saat berpidato di Phnom Penh (Foto: dok).

PM Kamboja Hun Sen saat berpidato di Phnom Penh (Foto: dok).

Aktivis HAM dan pemerintah Taiwan mengatakan deportasi tersebut mencerminkan besarnya pengaruh China atas Kamboja melalui bantuan dan investasi.

Kamboja mendeportasi 39 tersangka kriminal ke China daratan, termasuk 25 warga Taiwan karena memandang Taiwan sebagai bagian dari China, Jumat (24/6).

Kepala Biro Investigasi Imigrasi Kementerian Dalam Negeri, Jenderal Ouk Haiseila, mengatakan 25 warga Taiwan dan 14 warga China terbang dengan pesawat khusus yang dikirim oleh pemerintah China.

Dia mengatakan mereka dipulangkan ke China karena melakukan kejahatan terhadap warga negara China. Mereka dituduh menipu warga China dengan menggunakan telepon internet sehingga sulit dilacak.

Aktivis HAM dan pemerintah Taiwan mengatakan deportasi tersebut mencerminkan besarnya pengaruh China atas Kamboja melalui bantuan dan investasi.

China adalah sekutu utama dan mitra ekonomi Kamboja yang miskin. Negara itu telah memberikan bantuan dan investasi jutaan dolar selama dekade terakhir, mengampuni utang dan memberikan status bebas tarif untuk ratusan barang Kamboja.

Kenya dan Malaysia juga telah mendeportasi warga Taiwan yang dituduh melakukan penipuan internet ke China meskipun diprotes oleh para pejabat Taiwan. [as/uh]

XS
SM
MD
LG