Tautan-tautan Akses

Kalla: Indonesia Hanya Butuhkan 100 juta SMS untuk Menangkan Pulau Komodo

  • Budi Nahaba

Para petugas taman nasional Pulau Komodo mengawasi seekor komodo agar tidak menyerang para turis yang datang ke pulau di provinsi NTT itu (foto: dok).

Para petugas taman nasional Pulau Komodo mengawasi seekor komodo agar tidak menyerang para turis yang datang ke pulau di provinsi NTT itu (foto: dok).

Mantan Wapres Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia harus mampu mengumpulkan 100 juta lebih SMS dukungan untuk memenangkan Pulau Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pekan ini ditetapkan sebagai Duta Pulau Komodo oleh Komunitas Penggalangan Pemenangan Komodo sebagai tujuh keajaiban dunia baru (The New Seven Wonders on Nature). Tercatat 28 finalis The Seven Wonders dari seluruh dunia yang tengah bersaing ketat. Salah satunya Pulau Komodo.

Biawak raksasa Komodo (varanus commodoensis), penghuni Taman Nasional Komodo di ujung barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan bersaing ketat untuk memperebutkan posisi sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Mantan Wapres Jusuf Kalla baru-baru ini mengatakan kesediaannya untuk menjadi Duta Pulau Komodo.
Komodo dragon di Taman Nasional Pulau Komodo (foto: dok). Indonesia sedang berusaha agar Pulau Komodo masuk menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia baru.

Komodo dragon di Taman Nasional Pulau Komodo (foto: dok). Indonesia sedang berusaha agar Pulau Komodo masuk menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia baru.

Menurut Jusuf Kalla, jika Pulau Komodo masuk tujuh keajaiban dunia, hal itu promosi luar biasa yang bisa memajukan pariwisata di pulau tersebut dan akhirnya memakmurkan ekonomi masyarakat. "Ini akan memberi citra positif bagi bangsa Indonesia sekaligus memajukan pariwisata kita,” tuturnya.

Selanjutnya, Duta Pulau Komodo Jusuf Kalla menambahkan, “Pertama kita buat dia (Pulau Komodo) terkenal, sehingga orang datang, turis berkembang di NTT salah satu provinsi yang perlu didorong ekonominya, ini akan berkembang, kerajinan berkembang, hotel rumah makan berkembang, makanan dan nelayan berkembang. Itu keutuhan ekonominya.”

Jusuf Kalla menjelaskan, saat ini ada 28 finalis The Seven Wonders dari seluruh dunia yang tengah bersaing ketat. Salah satunya Pulau Komodo. Mantan Wapres Jusuf Kalla mengatakan, untuk bisa menang, pihaknya menargetkan bisa mengumpulkan 100 juta dukungan pesan singkat (SMS) . Waktu pengumpulannya tinggal 37 hari lagi.

Menurut Jusuf Kalla, Masyarakat bisa ikut membantu dengan menulis kata ”Komodo” dan mengirimkannya ke nomor 9818.

Data sementara para praktisi mengatakan, pengguna telepon seluler (ponsel) di Indonesia mencapai sekitar 139 juta orang. Jika sebagian besar mau mengirim dukungan, hampir dipastikan Pulau Komodo bisa menang, dan akan diakui kalangan internasional sebagai tujuh keajaiban dunia yang baru atau The New Seven Wonders.

Dari pantauan VOA, Dukungan dan tekad masyarakat terutama kaum muda, tampaknya cukup besar. Beberapa dari mereka menunjukkan antusias dengan mengirim berkali-kali SMS untuk memenangkan pulau yang menjadi habitat kadal purba raksasa itu sebagai tujuh keajaiban dunia.

Kalangan aktivis lingkungan mengatakan Pulau Komodo merupakan sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.

Para peneliti sejarah mengatakan, pada tahun 1910 seorang pakar Belanda menamai pulau di sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo.

Pada Tahun 2009, melalui voting secara online ( www.N7W.com), Taman Nasional Komodo dinobatkan menjadi finalis tujuh keajaiban dunia yang baru (The New Seven Wonders of Nature).

XS
SM
MD
LG