Tautan-tautan Akses

Kajian Pemerintah Jepang: Militer China Makin Agresif


Angkatan Bersenjata China tengah melakukan latihan militer di Laut China Selatan (Foto: dok). Kajian Pertahanan Institut Nasional dalam laporan tahunannya melaporkan bahwa membaiknya kemampuan militer China turut mendorong keagresifan Beijing, Jumat (29/3).

Angkatan Bersenjata China tengah melakukan latihan militer di Laut China Selatan (Foto: dok). Kajian Pertahanan Institut Nasional dalam laporan tahunannya melaporkan bahwa membaiknya kemampuan militer China turut mendorong keagresifan Beijing, Jumat (29/3).

Institut Nasional bagi Kajian Pertahanan menyampaikan laporan tahunannya terkait membaiknya kemampuan militer China sebagai faktor pendorong keagresifan Beijing (29/3).

Sebuah hasil penelitian yang didanai pemerintah Jepang dan diterbitkan hari Jumat (29/3) memperingatkan bahwa China semakin tidak takut membuat marah negara-negara tetangganya sementara negara itu menjalankan kebijakan maritim yang lebih berani.

Laporan tahunan Institut Nasional bagi Kajian Pertahanan menyatakan meningkatnya kekuatan nasional dan membaiknya kemampuan militer China turut mendorong keagresifan Beijing.

Hubungan China-Jepang terganggu sejak September, saat Tokyo menasionalisasi sekelompok pulau di Laut China Timur yang menjadi pusat sengketa kedua negara selama puluhan tahun.

Beijing menanggapinya dengan marah. China mulai mengirim kapal-kapal untuk berpatroli di pulau-pulau yang dikuasai Jepang, yang menurut para pengamat merupakan upaya untuk menegakkan kontrol de facto atas kawasan tersebut.

Laporan Jepang yang disampaikan hari Jumat (29/3) tersebut menyatakan tanda-tanda agresi China tampak jelas sebelum kasus pembelian pulau. Laporan tadi menyebutkan bahwa tindakan China mengungkapkan bahwa negara itu tengah mempersiapkan dengan cermat langkah-langkah untuk memajukan klaimnya atas kepulauan tersebut dari tahap paling awal.
XS
SM
MD
LG