Tautan-tautan Akses

Kabinet Israel Sepakati Pemilu Dini 22 Januari


PM Benjamin Netanyahu (kanan) memimpin rapat kabinet mingguan di Yerusalem (14/10). Kebinet Israel menyepakati dilakukannya pemilu lebih awal pada 22 Januari 2013.

PM Benjamin Netanyahu (kanan) memimpin rapat kabinet mingguan di Yerusalem (14/10). Kebinet Israel menyepakati dilakukannya pemilu lebih awal pada 22 Januari 2013.

Kabinet Israel hari Minggu (14/10) sepakat untuk mengadakan pemilihan umum dini pada tanggal 22 Januari mendatang.

Kabinet Israel telah sepakat untuk mengadakan pemilihan umum pada tanggal 22 Januari, mempercepat pemungutan suara yang menurut sejumlah jajak pendapat kemungkinan akan dimenangkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Para menteri Israel menyetujui tanggal pemilu lebih awal itu dalam sidang kabinet mingguan hari Minggu. Netanyahu mengatakan Selasa ia ingin melangsungkan pemungutan suara delapan bulan sebelum mandatnya berakhir karena pemerintahan koalisinya tidak dapat menyepakati anggaran negara untuk 2013.

Parlemen Israel, Knesset, diperkirakan akan menyetujui pemilihan awal itu ketika bertemu hari Senin.

Kebanyakan survei menunjukkan partai konservatif Netanyahu, Likud, akan muncul sebagai partai terbesar di parlemen berikutnya, memungkinkan partai itu untuk memimpin sebuah koalisi mayoritas partai-partai nasionalis dan agama yang mirip dengan pemerintah yang akan mundur.

Netanyahu kembali berkuasa dalam pemilihan 2009 setelah menjalani masa jabatan tiga tahun sebagai perdana menteri pada 1990-an. Dia telah memimpin sebuah koalisi yang relatif stabil di negara yang parlemennya jarang menyelesaikan masa jabatan empat-tahun.
XS
SM
MD
LG