Tautan-tautan Akses

Jumlah yang Tewas Bertambah setelah Gempa, Tsunami Landa Jepang


Rumah-rumah terbakar sementara sungai Natori meluap setelah tsunami melanda kota Natori, provinsi Miyagi, Jepang timur laut, Jumat (11/3).

Rumah-rumah terbakar sementara sungai Natori meluap setelah tsunami melanda kota Natori, provinsi Miyagi, Jepang timur laut, Jumat (11/3).

Gempa dahsyat dan tsunami setinggi 10 meter di pesisir pantai timur Jepang menewaskan setidaknya 200, dan jumlahnya akan terus bertambah.

Paling sedikit 200 orang dilaporkan tewas akibat gempa bumi dan tsunami di Jepang, tetapi pejabat setempat memperingatkan bahwa jumlah yang tewas diperkirakan akan bertambah.

Gempa bumi kuat berkekuatan 8,9 skala Richter, terjadi hari Jumat kira-kira 125 kilometer di lepas pantai timur Jepang, pada kedalaman 10 kilometer. Gempa melanda wilayah lepas pantai Jepang timur laut, memicu tsunami setinggi 10 meter yang menghanyutkan perahu-perahu, rumah-rumah dan mobil-mobil di sepanjang garis pantai.

Tayangan video memperlihatkan wilayah banjir yang luas sementara gelombang lumpur membawa berton-ton sampah ke daerah pertanian di Sendai, ibukota kabupaten Miyagi. Kerusakan besar terlihat di berbagai lokasi di sepanjang pantai. Di kabupaten Chiba, kebakaran besar terjadi di sebuah penyulingan minyak.

Dalam pidatonya, Perdana Menteri Jepang Naoto Kan mengatakan pemerintah akan melakukan apa saja yang bisa dilakukan untuk memperkecil dampak bencana.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik yang berkedudukan di Hawaii mengatakan peringatan tsunami berlaku untuk Rusia, Filipina, Taiwan dan Indonesia. Peringatan itu sudah diperluas untuk wilayah di seberang Pasifik sampai ke negara bagian Hawaii, Amerika, negara-negara Amerika Selatan dan Tengah di Pasifik dan daerah pantai Barat Amerika Serikat. Pihak berwenang di banyak daerah yang bersiap-siap menghadapi tsunami telah mengeluarkan perintah evakuasi bagi penduduk di daerah-daerah pantai.

Gempa besar, Rabu, dirasakan di Tokyo, di mana gempa tersebut mengguncang gedung-gedung dan menyebabkan kebakaran di beberapa lokasi. Sistem transportasi umum di Tokyo, termasuk lalu kereta api dan kereta bawah tanah telah dihentikan. Bandara Haneda di Tokyo telah membuka kembali empat landasan pacunya untuk mengakomodasi lalu lintas dari bandara-bandara lain, termasuk Narita. Gempa susulan juga telah dilaporkan terjadi di Tokyo.

XS
SM
MD
LG