Tautan-tautan Akses

Jumlah Tersangka dari Kopassus Bertambah dalam Kasus dengan TNI AU

  • Yudha Satriawan

Komandan Detasemen Polisi Militer Daerah Jawa tengah, Kolonel CPM Arief Wibowo Djadi (tengah) di Solo (5/6). (VOA/Yudha Satriawan)

Komandan Detasemen Polisi Militer Daerah Jawa tengah, Kolonel CPM Arief Wibowo Djadi (tengah) di Solo (5/6). (VOA/Yudha Satriawan)

Jumlah tersangka kasus bentrokan antara Kopassus dan TNI AU terus bertambah dan mereka berasal dari Grup 2 Kopassus Sukoharjo.

Komandan Detasemen Polisi Militer Daerah Jawa Tengah, Kolonel CPM Arief Wibowo Djadi, mengatakan bahwa jumlah tersangka bentrokan antara personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) telah bertambah dua orang.

Ditemui di markas Detasemen Polisi Militer 44 Surakarta di Solo, Jumat siang (5/6), Arief mengatakan para tersangka yang berasal dari Grup 2 Kopassus ini akan dijerat sanksi berat.

“Setelah kita periksa semua keterangan 23 saksi, jumlah tersangka bertambah dua orang. Kemarin ada lima oran, sekarang menjadi tujuh orang. Kita periksa CCTV yang merekam peristiwa itu sebagai barang bukti. Semua korban dari TNI AU, bahkan ada korban yang meninggal satu orang," ujarnya.

"Ini tergolong pelanggaran pidana, sanksinya berat, harus menjalani peradilan di pengadilan. Ini sudah masuk hukum pidana. Pelanggaran karena kode etik atau indispliner itu tidak akan bisa mengurangi hukuman pidana."

Sementara itu, Komandan Denpom 44 Surakarta, Letkol CPM Witono mengatakan, motif bentrokan adalah kesalahpahaman antar personel di dua kesatuan TNI tersebut.

“Kasus ini kita telusuri terus, kita kembangkan dari barang bukti yang ada. Motif bentrokan yang kami dapat itu karena mereka kedua kelompok masih berusia muda dan emosional, pas di lokasi kejadian terjadi senggolan dan memicu pertikaian, terjadi kesalahpahaman," ujarnya.

Sekelompok personel TNI AU dengan anggota Grup 2 Kopasuss bentrok di sebuah tempat karaoke di Sukoharjo, akhir pekan kemarin. Bentrokan ini menewaskan satu orang, sementara satu korban dalam kondisi kritis dan tiga orang luka ringan. Mereka semua adalah personel TNI AU dan dirawat di rumah sakit di Solo, Sukoharjo dan Yogyakarta. Para tersangka bentrokan ditahan di Denpom 44 Surakarta.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG